spot_img

Per Oktober 2023, Nilai Transaksi QRIS Naik 186 Persen

Ilustrasi cara membayar transaksi dengan QRIS. (Dok. Tim Kreatif KOMPAS)
Ilustrasi cara membayar transaksi dengan QRIS. (Dok. Tim Kreatif KOMPAS)

SuaraUMKM, Jakarta – Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI), Arya Rangga Yogasati, mengatakan per Oktober 2023 volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) telah mencapai 1,596 miliar transaksi. Bahkan, pertumbuhan nominal transaksi QRIS meningkat sebesar 186,08 persen secara tahunan atau year on year (yoy), mencapai total 24,97 triliun rupiah.

Arya menambahkan bahwa pengguna QRIS saat ini mencapai 43,44 juta, sementara jumlah merchant QRIS telah mencapai 29,63 juta. Menariknya, mayoritas dari merchant tersebut berasal dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). BI membidik peningkatan jumlah pengguna QRIS hingga mencapai 45 juta pada akhir Desember 2023.

Baca Juga : Wajib Disimak, Ini Cara Mudah Mendaftar QRIS Bagi Pelaku UMKM

“Jumlah merchant QRIS ini mencapai 29,63 juta di mana 92 persen itu adalah UMKM, dan kalau kita urai 55 persennya itu adalah pelaku usaha mikro,” ujarnya dalam acara Bulan Fintech Nasional 2023: Fintech Talk bersama GoTo Financial di Jakarta, Selasa (28/11).

Dia menyampaikan bahwa kebijakan dan inovasi terkait QRIS difokuskan sebagai titik awal menuju ekosistem digital bagi UMKM. Hal ini bertujuan untuk mendukung inklusi ekonomi dan keuangan, serta meningkatkan konektivitas UMKM dalam dunia digital, termasuk di dalamnya e-commerce.

Baca Juga : Kementerian BUMN Luncurkan Vending Machine Produk UMKM

Sebagai kanal pembayaran, QRIS memberikan keunggulan CEMUMUAH (cepat, mudah, murah, aman, dan andal), menjadi solusi yang efisien dan andal untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat di era digital. Keunggulan ini tidak hanya berlaku bagi konsumen, tetapi juga bagi pedagang dan merchant.

Proyek QRIS digarap oleh BI dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), menggunakan standar internasional EMV Co. EMV Co sendiri merupakan lembaga yang menetapkan standar internasional QR Code untuk sistem pembayaran.

BACA JUGA :  Siaran Pers, Strategi Pemasaran Produk Melalui Jaringan Diaspora ID SEED Dan Sarinah Trading House

Sumber : Koran Jakarta

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

5 Kesalahan Pola Pikir yang Sering Menghambat UMKM Naik Kelas

Membangun bisnis bukan hanya soal modal, produk, dan pemasaran....

SWOT Analysis untuk UMKM: Cara Sederhana Menentukan Strategi Bisnis

SuaraUMKM, Jakarta - Ketika ingin mengembangkan bisnis, pemilik UMKM...

Cara Membuat Tujuan Bisnis 1 Tahun yang Realistis

SuaraUMKM, Jakarta - Memiliki tujuan bisnis penting bagi setiap...

Dari “Yang Penting Jualan” Menjadi Bisnis yang Punya Strategi

SuaraUMKM, Jakarta - Banyak UMKM memulai usaha dengan prinsip...