
SuaraUMKM, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah menggelar Pameran Gedhen 2023 selama empat hari berturut-turut, dari Kamis hingga Minggu (16-19/3/2023), di Gedung Kebudayaan Karanganyar. Acara ini diadakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan.
Bupati Karanganyar Juliyatmono turut hadir dan membuka langsung acara tersebut pada Kamis malam. Ratusan pengunjung langsung menyerbu stan di Pameran Gedhen dan melihat beragam produk dari ratusan pelaku UMKM yang dijual di pameran tersebut.
Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan (Dispertan PP) Karanganyar, Siti Maesyaroch, mengungkapkan bahwa selama pameran, akan digelar bazar pangan murah.
Baca Juga : Program Jawara UMKM Solo Siap Dampingi UMKM Naik Kelas
Berbagai komoditas pangan akan dijual murah, seperti beras yang dijual dengan harga Rp8.500 per kilogram, minyak goreng dan gula pasir. Selain itu, terdapat pula komoditas pangan lainnya yang dijual dengan harga terjangkau.
“Silakan datang ke pameran, ada bazar pangan murah. Ini sekaligus mengendalikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan,” ujar Siti.
Dalam kegiatan ini, pihak penyelenggara bekerja sama dengan Bulog Solo. Total beras yang disiapkan mencapai lebih dari 4 ton. Selain pasar pangan murah, selama pameran juga digelar festival makan dan minum gratis.
Baca Juga : Kisah Sukses Lawe, Hasilkan Ratusan Juta dari Kain Tradisional
Bupati Juliyatmono menjelaskan bahwa Pameran Gedhen diadakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadan. Biasanya, pameran digelar menjelang HUT Kabupaten Karanganyar, namun kali ini dilaksanakan sebelum Ramadan.
“Kami gelar pameran Gedhen ini sebagai langkah pemerintah membantu masyarakat agar kebutuhan saat Ramadan terpenuhi,” ungkapnya.
Bupati berharap bahwa daya beli masyarakat tetap baik saat Ramadan hingga Lebaran nanti. Dengan tersedianya produk-produk dari pelaku UMKM dan pasar pangan murah di Pameran Gedhen, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka.
Sumber : Solopos

