
SuaraUMKM, Jakarta – Alfamart dan Dinas Perdagangan dan Koperasi (Disperdagkop) Kabupaten Madiun bekerja sama dalam membantu memasarkan 10 jenis produk jajanan khas Madiun yang berasal dari UMKM di 32 ritel modern Alfamart yang tersebar di seluruh Kabupaten Madiun.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro Disperdagkop Kabupaten Madiun, Dyah Kuswardani, mengatakan bahwa saat ini hanya ada 10 jenis produk UMKM yang telah berhasil masuk ke ritel modern Alfamart.
“Untuk saat ini baru 10 jenis produk UMKM yang masuk. Dalam perkembangannya bisa bertambah. Nanti akan ada evaluasi,” ungkapnya di Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, kemarin.
Baca Juga : Kolaborasi Pemkot Surabaya dan Desainer Kembangkan Produk UMKM
Dyah Kuswardani juga menjelaskan bahwa semua produk UMKM yang masuk ke dalam ritel modern Alfamart telah melalui proses kurasi oleh tim.
“Kemasannya sudah terstandar. Jadi memang ada proses kurasi,” ujar Dyah.
Syarat utama bagi produk UMKM yang masuk adalah harus memiliki sertifikat halal serta memenuhi perizinan seperti PIRT dan NIB. Selain itu, kemasannya juga harus terstandar dan berkualitas.
Baca Juga : Puluhan UMKM di Jatim Ikuti Workshop Menyusun Ide Konten Ramadan
Dalam hal produksi, Dyah Kuswardani mengungkapkan bahwa para pelaku UMKM yang terpilih untuk kerja sama ini juga telah berkomitmen untuk memproduksi produk mereka secara terus menerus sehingga dapat memenuhi permintaan dari ritel.
Regional Corcom Manager PT Sumber Alfaria Trijaya, Mochammad Faruq Asrori, menyatakan bahwa 10 jenis produk UMKM yang telah lulus verifikasi akan dipasarkan di 32 ritel Alfamart di Kabupaten Madiun.
“Meskipun untuk saat ini hanya ada 10 item produk UMKM yang berhasil lolos verifikasi, namun di masa yang akan datang jumlahnya tentu dapat bertambah setelah dilakukan evaluasi,” kata Faruq Asrori.
Sumber : Tabloid Jawa Timur

