
SuaraUMKM, Jakarta – Kemeriahan Bogor Fest 2023 menghiasi Stadion Pakansari, Cibinong, dengan ribuan produk unggulan dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Produk-produk seperti fashion, kuliner, serta karya-karya ekonomi kreatif, telah menjadi pusat perhatian para pengunjung sejak hari pertama acara pada Kamis, tanggal 24 Agustus 2023.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Asep Mulyana, mengungkapkan bahwa Bogor Fest tahun ini menyajikan UMKM Jawa Barat Juara yang mengisi acara.
“Untuk Diskop UKM, kita menghadirkan 180 UMKM, namun yang terfasilitasi di Bogor Fest hanya 60 UMKM, meski begitu, produk dari mereka bisa bergantian dipasarkan di Bogor Fest,” ungkapnya.
Baca Juga : Pertumbuhan Usaha Kreatif di Kota Bogor Mencapai 300 Persen
Dalam upayanya untuk memfasilitasi kepada semua UMKM di Kabupaten Bogor, Asep Mulyana menegaskan bahwa Bogor Fest membuka pintu bagi semua pihak. Tidak hanya Diskop UKM, tetapi juga kecamatan-kecamatan dan unit SKPD turut berperan dalam memberi fasilitas kepada UMKM.
“Kalau dilihat dari jumlah, berada di atas 600 stan, karena di masing-masing kecamatan rata-rata memfasikitasi 20 sampai 40 UKM. Kalau dikalkulasikan sekitar 60 persen para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor yang terfasilitasi dalam kegiatan ini,” jelas Asep Mulyana.
Ia juga menyebutkan beragam jenis produk yang dipamerkan dalam Bogor Fest, termasuk makanan dan minuman, fashion, ekonomi kreatif, serta berbagai kerajinan seperti logam dan golok.
Mengenai respon pengunjung pada hari pertama acara, Asep mengungkapkan bahwa antusiasme mereka sangat tinggi. Faktanya, beberapa produk berhasil terjual habis dalam waktu singkat.
Baca Juga : Ada 6 Juta UMKM Jawa Barat yang Belum Mendaftar HKI
“Seperti dodol dari Kecamatan Tenjo, dan produk lainnya dinamis, ada yang langsung terpasarkan dan ada produk yang hanya untuk dipromosikan untuk dijual secara online,” tutur Asep.
Penyelenggara berharap Bogor Fest dapat mendorong para pelaku UMKM Kabupaten Bogor untuk meraih kemajuan. Produk-produk unggulan yang dipamerkan diharapkan mampu menarik perhatian lebih banyak orang dan semakin dikenal secara luas.
“Target utama kami tentunya lebih ke promosi daerah seperti apa yang ditekadkan Pemkab Bogor, disamping produk-produk yang ditampilkan dapat dikenal,” tukas Asep Mulyana.
Sumber : Radar Bogor





