spot_img

Eks Bandara Selaparang Kembali Hidup, UMKM Turut Terbantu

Pelaku UMKM yang menjual produknya saat berlangsungnya event internasional Motocross Grand Prix atau MXGP. (Dok. Suara NTB)
Pelaku UMKM yang menjual produknya saat berlangsungnya event internasional Motocross Grand Prix atau MXGP. (Dok. Suara NTB)

SuaraUMKM, Jakarta – Eks Bandara Selaparang di Rembiga, Kota Mataram telah kembali ramai dengan digelarnya seri 11 MXGP. Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (UKM) Provinsi NTB, Ahmad Masyhuri, mengungkapkan bahwa pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sangat terbantu dari event internasional tersebut.

Selama penyelenggaraan MXGP Lombok di Sirkuit MXGP di Bandara Selaparang pada 1-2 Juli 2023, Masyhuri menyatakan bahwa tidak ada keluhan yang dia terima dari para pelaku UMKM. Hal ini menunjukkan bahwa acara tersebut telah memberikan dukungan yang positif bagi UMKM di daerah tersebut.

Menurut Masyhuri, hasil pemantauan lapangan menunjukkan bahwa secara umum UMKM merasa senang dengan acara MXGP tersebut. Lebih dari 95 persen dari 200 pelaku UMKM yang didukung oleh Pemerintah Provinsi NTB melaporkan peningkatan penjualan produk mereka.

Baca Juga : Areal Bekas Bandara Selaparang Bakal Jadi Pusat Oleh-oleh UMKM

“Mereka tidak ada yang mengeluh bahwa produk mereka tidak laku. Tidak ada. Jika pada acara sebelumnya ada beberapa yang mengeluh, itu adalah bagian dari dinamika pasar. Sebagai pelaku UMKM, tidak semua produk akan laku terjual dengan cepat. Namun secara umum, mereka melihat peningkatan penjualan,” ungkap Masyhuri.

Masyhuri menambahkan, hasil evaluasi menunjukkan bahwa posisi penempatan UMKM di lokasi strategis memiliki peluang yang sangat baik untuk mendapatkan transaksi penjualan. Selama acara MXGP Lombok, pengaturan tempat bagi UMKM telah disusun dengan baik. Jarak antara area penonton dengan area berjualan juga telah diatur sehingga memudahkan akses bagi pengunjung.

Salah satu hal yang menarik perhatian adalah fakta bahwa produk kuliner menjadi produk yang paling diminati oleh pengunjung. Namun demikian, produk merchandise dan kerajinan dari UMKM tidak semuanya terjual dengan cepat.

BACA JUGA :  PLN Sumbar Dukung Pelaku UMKM Semakin Maju Dengan Berikan Pelatihan Rumah BUMN Dharmasraya Dan Pasaman

Baca Juga : Pemprov NTB Dan NFH Malaysia Jalin Kerjasama Perkuat Penjualan Produk UMKM

Meskipun begitu, penting untuk diingat bahwa tujuan berjualan selama acara bukan hanya untuk mendapatkan keuntungan saat itu, tetapi juga untuk mempromosikan produk kepada para tamu yang datang menonton.

“Ada yang jual topi, jual kain, jual pakaian juga disediakan tempat. Tapi harus disadari orang datang kadang tidak dalam rangka belanja langsung, tapi nonton. Pelajaran dulu saat WSBK yang pertama (di Sirkuit Mandalika). Kan banyak yang buat suvenir tidak laku, dan mengeluh. Apalagi hujan dan becek lokasinya. Kemudian ternyata, UMKM tenun pewarna alam di Lombok Tengah, saat itu memang dia tidak laku, tapi efeknya sampai sekarang, dia bahkan menyampaikan kehabisan stok karena habis laku setelah event,” terangnya.

Masyhuri percaya bahwa manfaat besar dari keikutsertaan UMKM dalam acara tersebut adalah tidak hanya sebatas transaksi yang terjadi saat itu. Namun, kunjungan penonton yang datang hanya untuk melihat acara, bahkan sampai mengambil kartu nama pelaku UMKM, hampir dapat dipastikan bahwa ketika mereka membutuhkan produk tersebut, mereka akan menghubungi UMKM tersebut.

Sumber : Suara NTB

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Perkuat Sektor UMKM, Pemkot Bengkulu Bagikan 50 Meja Portabel

BENGKULU - Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan...

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Mizan Amanah

JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi...

Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj Gelar Expo UMKM Terintegrasi Manasik Haji

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal...

BRI BO BRIlian Kunjungi Merchant, Penetrasi Pengunaan Mesin EDC

JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia Branch Office Menara BRILiaN...