
SuaraUMKM, Jakarta – Senin sore, 17 Juli 2023, Aceh Culinary Festival (ACF) resmi berakhir. Acara yang berlangsung di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, berlangsung meriah dengan penampilan penutup dari Danilla Riyadi. ACF berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 14 hingga 17 Juli 2023.
Event ini berhasil menarik perhatian masyarakat Aceh dan wisatawan mancanegara. Hal ini dibuktikan dengan antusiasme kunjungan wisatawan yang memadati setiap sudut festival, sebagaimana hasil pantauan dari panitia penyelenggara.
Kesuksesan ACF 2023 tidak lepas dari dukungan aktif 41 UMKM dari berbagai kabupaten/kota di Aceh, 124 UMKM food market, dan 11 UMKM dari luar provinsi Aceh yang turut berpartisipasi dalam acara kuliner prestisius ini.
Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Aceh, Evi Mayasari, dalam sambutannya menyatakan bahwa ACF 2023 memberikan peluang yang berharga bagi perkembangan bisnis UMKM kuliner, khususnya di Aceh.
Baca Juga : BI Catat 8,6 Miliar Komitmen Bisnis UMKM Di Festival Meseuraya 2023
Meskipun partisipasi UMKM tahun ini berjumlah 11 kabupaten/kota, berbeda dengan tahun sebelumnya yang melibatkan 21 kabupaten/kota, hal ini tentu menjadi evaluasi bagi panitia penyelenggara dalam menyusun perencanaan acara di masa mendatang.
“Tentunya saran dan masukan tetap kami terima selaku panitia penyelenggara acara serta kekurangan yang dari kami pantau hari ini akan menjadi catatan penting bagi kami panitia dalam mengelola acara,” ujar Evi.
Selain itu, Evi juga menegaskan bahwa meskipun ada yang berhasil meraih kemenangan, tidak berarti kabupaten/kota yang tidak menjadi juara tidak memiliki arti. ACF 2023 adalah bagian dari upaya bersama dalam melestarikan kekayaan kuliner Aceh.
“Selamat saya ucapkan kepada kabupaten/kota yang telah menang, bukan berarti yang kalah itu tidak berarti, ini adalah bagian dari upaya kita sebagai pelestarian kuliner di Aceh. Ucapan terimakasih pula Kemenparekraf RI yang telah mendukung kegiatan Aceh Culinary Festival, juga kepada teman-teman keamanan Satpol PP, DLHK, Dinas Perhubungan, Polresta yang telah membantu pelaksanaan kegiatan ini secara baik,” ungkap Evi
Baca Juga : Rampagoe, Upaya Bantu UMKM di Aceh Menjauh dari Pinjol
Anggota DPR RI dari Komisi X, Illiza Sa’adduin Djamal, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga melihat antusiasme masyarakat Aceh terhadap kegiatan seperti Aceh Culinary Festival. Acara ini juga menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan makanan khas Aceh kepada masyarakat dari luar yang turut hadir dalam festival kuliner ini.
“Mudah-mudahan kedepannya event kuliner ini bisa mendunia, bisa menyajikan makanan-makanan kuliner serta dapat mendatangkan makanan dari turki misalnya yang sudah cukup banyak dinikmati masyarakat Aceh dari Malaysia juga,” harap Illiza.
Untuk meningkatkan daya tarik dan popularitas acara, Illiza mendorong agar Aceh Culinary Festival dikemas dengan lebih menarik dan kreatif sehingga menjadi agenda tahunan yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Ia juga mengajak berbagai pihak untuk bersinergi dan bekerja sama sehingga acara ini dapat berlangsung megah dan melibatkan banyak pihak yang berkontribusi.
ACF 2023 juga menjadi ajang kompetisi paviliun kuliner terbaik dan lomba masak dengan tema ikan, ayam, dan daging. Berikut adalah daftar pemenangnya:
Paviliun Kuliner Terbaik:
Juara 1: Gayo Lues
Juara 2: Bireuen
Juara 3: Pidie
Harapan 1: Nagan Raya
Harapan 2: Aceh Tengah
Lomba Masak Tema: Ikan, Ayam, dan Daging:
Juara 1: Aceh Tengah
Juara 2: Bireuen
Juara 3: Banda Aceh
Harapan 1: Aceh Barat
Harapan 2: Aceh Selatan
Sumber : Disbudpar Provinsi Aceh





