
SuaraUMKM, Jakarta – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Salah satu upaya mendukung perkembangan UMKM, Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) Purbalingga telah meluncurkan serangkaian inisiatif, termasuk pengemasan produk UMKM sebagai oleh-oleh bagi tamu, terutama tamu dari luar daerah yang menghadiri acara formal instansi.
Fajar Trimo Saputra, Fasilitator Kewirausahaan Dinkop UKM Purbalingga, berbagi pandangannya mengenai pentingnya memperkenalkan produk UMKM Purbalingga dalam acara resmi yang bersifat formal.
“Kami kenalkan produk UMKM Purbalingga dalam acara resmi yang bersifat formal. Sebagai buah tangan untuk para tamu yang datang dari luar daerah,” kata Fajar.
Baca Juga : KITB Batang Gandeng Korea Selatan Kembangkan Industri dan UMKM
Langkah ini memiliki tujuan ganda. Selain memberikan apresiasi bagi produk lokal, penyajian produk UMKM sebagai oleh-oleh memperluas pasar dan meningkatkan promosi produk UMKM Purbalingga di pasar nasional maupun pasar mancanegara.
Dengan terus mendapatkan dukungan dan perhatian dari berbagai pihak, para pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan tumbuh secara berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan pelatihan UMKM seperti yang dilakukan di Purbalingga ini.
Tidak hanya berfokus pada penyajian produk, Dinkop UKM juga mengambil langkah strategis lainnya dalam pengembangan UMKM Purbalingga, yaitu melalui pelatihan digitalisasi pemasaran. Rangkaian pelatihan yang digelar menyentuh berbagai aspek penting dalam pemasaran digital.
Baca Juga : 46 Karya Kreatif UMKM Banyumas Dipamerkan di Karya Kreatif Serayu
Aspek penting itu seperti fotografi produk UMKM untuk tampil lebih profesional, pengelolaan konten website, manajemen media sosial, dan pemanfaatan platform digital lainnya. Dengan pengetahuan ini, para pelaku UMKM dapat lebih aktif memperluas jaringan dan mencapai konsumen secara lebih efektif.
Fajar menjelaskan bahwa pelatihan tidak hanya berhenti pada tahap pengenalan, tetapi juga melibatkan pendampingan intensif bagi peserta.
“Setelah mengikuti pelatihan, kami akan terus memantau perkembangan usaha mereka. Jika mereka menunjukkan kemajuan, kami akan memberikan dukungan lebih lanjut hingga target kesuksesan tercapai,” pungkasnya.
Sumber : Info Jateng





