
SuaraUMKM, Jakarta – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar bazar di Balai Kota sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Jakarta ke-496 yang jatuh pada tanggal 22 Juni. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program mendukung penggunaan produk dalam negeri yang digagas oleh Kementerian Perindustrian.
“Kegiatan ini sejalan dengan peningkatan ekonomi kerakyatan, cinta terhadap produk dalam negeri, serta sebagai bentuk pembinaan kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tergabung di dalam JakPreneur,” kata Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo di Jakarta, Selasa.
Bazar yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta berlangsung selama empat hari, mulai dari tanggal 19 hingga 22 Juni 2023, dan berlokasi di Blok G, Lantai Dasar Balai Kota DKI, Jakarta Pusat dengan tema “Jadi Karya untuk Nusantara”.
Ratu berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan menciptakan akses pasar baru bagi pelaku UMKM yang tergabung dalam JakPreneur (Jakarta Entrepreneur).
“Kami optimis kegiatan bazar ini dapat meningkatkan promosi produk-produk kreatif dari UMKM serta mendorong Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) dan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI),” ujar Ratu.
Baca Juga : Resmi Digelar, Bazar Bulanan Jakpreneur Balai Kota Hadirkan 40 UMKM
Selain bazar, dalam kegiatan tersebut juga diadakan pelatihan bagi pelaku UMKM baik yang bersifat spesifik (hardskill) maupun umum (softskill). Selain itu, terdapat pula sesi sosialisasi yang akan disampaikan oleh sejumlah narasumber dari Bank DKI Jakarta serta hingga ajang berkumpul bagi para pelaku UMKM di wilayah DKI Jakarta.
Pelaku usaha yang terlibat dalam bazar ini terdiri dari 36 Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI), Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), serta Asosiasi Industri Permebelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo).
Pembukaan bazar ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kememkumham), BPJS Ketenagakerjaan, Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Bank DKI, UKM Jakarta Entrepreneur, Asmindo, dan APJI.
Sumber : Elshinta





