spot_img

Survei : Inilah 3 Masalah Ekonomi yang Harus Diselesaikan Capres 2024

Calon Presiden di Pilpres 2024 : Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto. (Dok. AFP)
Calon Presiden di Pilpres 2024 : Ganjar Pranowo, Anies Baswedan, dan Prabowo Subianto. (Dok. AFP)

SuaraUMKM, Jakarta – Lembaga survei Indikator Politik Indonesia telah merilis hasil survei yang mengungkapkan tiga masalah utama yang harus segera diselesaikan oleh calon presiden (capres) dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Masalah-masalah tersebut berkaitan dengan isu perekonomian dan menjadi fokus utama yang diharapkan segera dituntaskan oleh publik.

Ketiga masalah utama yang diungkapkan oleh survei tersebut adalah pengendalian harga-harga kebutuhan pokok, menciptakan lapangan kerja dan mengurangi pengangguran, serta pengurangan kemiskinan. Hal ini sangat penting untuk diketahui oleh calon presiden atau partai politik yang ingin mendengar suara publik terkait dengan masalah-masalah mendesak.

“Jadi ini penting buat capres atau partai politik kalau ingin mendengar suara publik yang paling diinginkan oleh masyarakat terkait dengan masalah mendesak adalah mengendalikan harga bahan pokok 36,9 persen,” kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi lewat channel YouTube Indikator Politik Indonesia.

Baca Juga : PR Masalah Ekonomi Bagi Anies Hingga Ganjar Jika Terpilih Jadi Presiden

“Pengendalian harga bahan pokok memperoleh 36,9 persen suara responden sebagai masalah utama yang harus segera ditangani oleh pemerintah,” ujar Burhanuddin Muhtadi dalam siaran pers yang diunggah di channel YouTube Indikator Politik Indonesia pada Minggu (26/3/2023).

“Kemudian yang kedua adalah menciptakan lapangan pekerjaan, dan yang ketiga adalah mengurangi kemiskinan. Jadi top three berkaitan dengan isu ekonomi ya,” sambungnya.

Data yang dirilis oleh Indikator Politik Indonesia tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga-harga kebutuhan pokok adalah masalah yang paling mendesak dan harus segera ditangani oleh pemerintah. Sebanyak 36,9 persen responden meminta agar pemerintah mengambil tindakan yang tepat dalam menstabilkan harga bahan pokok agar tidak memberatkan masyarakat.

Masalah kedua adalah penciptaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran yang mendapatkan 17,7 persen suara responden. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang belum memiliki pekerjaan sehingga dibutuhkan upaya dari pemerintah untuk menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak.

BACA JUGA :  Pelatihan Digital Marketing untuk UMKM Kelurahan Kalibaru
Jumlah pengangguran terbuka Agustus 2022. (Sumber : BPS, 2022)
Jumlah pengangguran terbuka Agustus 2022. (Sumber : BPS, 2022)

Menurut laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) mencapai angka 5,86 persen per Agustus 2022. Presentase ini sama dengan 8,42 juta pengangguran di Indonesia. Pada periode tersebut, jumlah orang yang tidak punya pekerjaan dan mencari pekerjaan di Indonesia naik dari 8,40 juta orang pada Februari 2022.

Masalah ini harus menjadi perhatian utama bagi capres yang akan mengikuti kontestasi pemilu 2024 mendatang. Nama-nama seperti Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto yang sudah menyatakan menjadi capres harus memiliki solusi konkret. Apalagi perekonomian dunia masih dalam tahap recovery sesudah pandemi Covid-19.

Baca Juga : Coach Faran dari Wiranesia Ungkap Masalah Serius UMKM di Indonesia

Masalah ketiga adalah pengurangan kemiskinan yang mendapatkan 10,6 persen suara responden. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan dan membutuhkan perhatian dari pemerintah untuk menangani masalah tersebut.

Jumlah dan persentase penduduk miskin Indonesia September 2022. (Sumber : BPS, 2022)
Jumlah dan persentase penduduk miskin Indonesia September 2022. (Sumber : BPS, 2022)

Data BPS menyebut jumlah penduduk miskin pada September 2022 naik tipis sebesar 0,03 persen dibandingkan Maret 2022. Dengan demikian orang miskin di Tanah Air naik 0,2 juta menjadi 26,36 juta orang pada September 2022. Peningkatan tersebut terjadi di wilayah perkotaan dan pedesaan.

Kembali kemiskinan akan menjadi hot issue yang akan menjadi perdebatan antar capres baik Anies, Ganjar, maupun Prabowo. Di antara ketiga capres ada dua dengan rekam jejak kepala daerah. Sedangkan Prabowo yang kini menjadi menteri pertahanan dikenal juga memiliki pemikiran ekonomi sebagaimana dikenal publik.

Dari tiga masalah utama tersebut, pemerintah mendatang harus mengambil langkah-langkah strategis yang tepat. Para calon presiden diharapkan dapat memperhatikan isu-isu ekonomi yang menjadi prioritas bagi publik sehingga dapat memberikan solusi yang tepat dan berkelanjutan untuk menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

BACA JUGA :  UMKM Kian Terjepit Karena Aturan Barang Impor Belum Jelas

Diolah dari : Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia, Badan Pusat Statistik, Okezone, dan Bisnis Indonesia.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Perkuat Sektor UMKM, Pemkot Bengkulu Bagikan 50 Meja Portabel

BENGKULU - Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan...

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Mizan Amanah

JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi...

Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj Gelar Expo UMKM Terintegrasi Manasik Haji

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal...

BRI BO BRIlian Kunjungi Merchant, Penetrasi Pengunaan Mesin EDC

JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia Branch Office Menara BRILiaN...