spot_img

BPS : Semakin Banyak Penduduk Indonesia yang Ingin Menjadi Pengusaha

Wiranesia Foundation saat merilis acara Launching Digipreneur 2.0 di Mula Galeria, Cilandak Town Square. Penduduk Indonesia kini semakin banyak yang mengikuti pelatihan wirausaha dan membuat bisnis sendiri. (Dok. Suara UMKM)
Wiranesia Foundation saat merilis acara Launching Digipreneur 2.0 di Mula Galeria, Cilandak Town Square. Penduduk Indonesia kini semakin banyak yang mengikuti pelatihan wirausaha dan membuat bisnis sendiri. (Dok. Suara UMKM)

SuaraUMKM, Jakarta – Perkembangan terbaru, kian banyak penduduk di Indonesia yang ingin menjadi pengusaha. Hal ini terungkap dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan bahwa persentase jumlah pekerja berusaha sendiri dan berusaha sebagai buruh tetap di Indonesia naik sebesar 0,83 persen dan 0,23 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

“Ada kenaikan signifikan di status pekerjaan utama Februari 2023 kategori berusaha sendiri dan berusaha dibantu buruh tetap. Itu bisa menunjukkan bahwa makin banyak pekerja kita yang ingin menjadi pengusaha bagi dirinya sendiri,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Edy Mahmud di Jakarta, Jumat.

Data tersebut sejalan dengan peningkatan proporsi pertumbuhan penduduk yang bekerja di sektor informal, yaitu naik menjadi 60,12 persen pada Februari 2023 dari yang sebelumnya sebesar 59,97 persen pada Februari 2022.

Baca Juga : Riset, Masyarakat Indonesia Optimis untuk Menjadi Entrepreneur

Selain kategori berusaha sendiri dan berusaha sebagai buruh tetap, kategori pekerja bebas di pertanian juga mengalami peningkatan sebesar 0,07 persen dengan proporsi pekerja bebas di pertanian tercatat sebesar 4,13 persen.

Namun, beberapa kategori lain mengalami penurunan seperti pekerja bebas di non-pertanian turun sebesar 0,34 persen, pekerja keluarga atau tak dibayar turun 0,11 persen, dan kategori berusaha sebagai buruh tidak tetap turun 0,30 persen.

Penurunan tertinggi terjadi pada kategori buruh/karyawan/pegawai yang tercatat sebesar 0,38 persen. Meskipun begitu, kategori tersebut masih menjadi kelompok dominan pada sebaran status pekerjaan utama Februari 2023 dengan proporsi sebesar 36,34 persen.

Baca Juga : Inilah Sektor UMKM yang Paling Tinggi Adopsi Digitalnya Menurut Riset

Berdasarkan data BPS, jumlah penyerapan tenaga kerja sepanjang Februari 2022 hingga Februari 2023 mencapai 3,02 juta orang, sehingga total penduduk yang bekerja mencapai 138,63 juta orang. Jumlah tersebut terdiri dari pekerja penuh waktu sebanyak 92,16 juta orang, pekerja paruh waktu 36,88 juta orang, dan setengah pengangguran 9,59 juta orang.

BACA JUGA :  Musim Haji Membawa Berkah Bagi Pelaku UMKM

Tren peningkatan jumlah penduduk yang ingin menjadi pengusaha merupakan hal yang positif bagi perekonomian Indonesia. Semakin banyak pengusaha yang muncul di Indonesia, semakin besar juga peluang terciptanya lapangan kerja baru dan meningkatnya perekonomian negara.

Sumber : Antara

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Raih Nomor Urut 2 di Kontestasi Ketum HIPMI, Ade Jona: Simbol Kita Berjalan Beriringan

SuaraUMKM, JAKARTA - Momentum penting dalam kontestasi Ketua Umum BPP...

Bank bjb & Wiranesia Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digital Marketing di Momentum Hari Kartini

SuaraUMKM, Jakarta - Dalam semangat memperingati Hari Kartini, bank...

Perkuat Sektor UMKM, Pemkot Bengkulu Bagikan 50 Meja Portabel

BENGKULU - Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan...

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Mizan Amanah

JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi...