
SuaraUMKM, Jakarta – Halalin, perusahaan startup yang berfokus pada sertifikasi halal, mengumumkan kerja sama Indonesia Prima sebagai Global Representative Partner dalam acara International NextRise2023 di Korea Selatan.
Korea Selatan dipilih sebagai salah satu negara yang menjadi fokus Halalin dalam mengembangkan Halal Hub, bersama dengan sejumlah negara lain seperti Taiwan, Mesir, Australia, Turki, Afrika Selatan, Malaysia, dan Brunei Darussalam.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan di hadapan Eko Aprilianto Sudrajat, Kepala Atase Perdagangan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia di Korea Selatan. Eko Aprilianto menyatakan dukungannya terhadap kerja sama ini sebagai pintu masuk bagi investasi Korea ke Indonesia.
“Dengan adanya kerja sama ini, kami sangat optimis dapat membuka pasar baru bagi UMKM kita. Halalin, sebagai startup Indonesia, menjadi jembatan bagi perusahaan-perusahaan Korea yang ingin memasuki pasar Muslim Indonesia. Kehadiran Halalin sebagai perwakilan di Korea akan memudahkan proses ini,” ujar Eko Aprilianto.
Baca Juga : Disperindag kabupaten Biak Numfor Bantu Pelaku UMKM Lokal Mengurus Sertifikat Halal
Yuliana Zahara Mega, CEO PT Halal Digital Internasional, menyoroti peningkatan kebutuhan pasar internasional terhadap sertifikasi halal.
“Kebutuhan pasar internasional terhadap sertifikasi halal sebagai tanggung jawab produsen terhadap konsumen Muslim semakin meningkat seiring dengan persaingan bisnis yang semakin ketat.” ungkap Yuliana Zahara Mega.
Dalam merespons visi positif yang diusung oleh Halalin, Diah Yusuf, CEO dari Indonesia Prima, yang telah memiliki jaringan global setuju untuk menjalin kerja sama.
“Indonesia Prima sebagai strategic business partner and advisory dengan global network, sering mendapatkan klien yang ingin meluaskan bisnis di Indonesia, dan mereka harus memahami bahwa sertifikat Halal merupakan keharusan untuk produk yang ingin mereka perjual belikan di Indonesia,” kata Diah Yusuf.
Baca Juga : Pemkot Jaksel Edukasi Pelaku UMKM Jual Makanan Sehat dan Halal
Kerja sama antara Halalin dan Indonesia Prima meliputi pendampingan dalam sertifikasi Halal dan SNI untuk pelaku bisnis dan produsen. Selain itu, mereka juga akan meningkatkan jaringan agen pendamping dan penyelia halal di negara-negara terkait melalui pelatihan dan mentoring. Pelatihan terkait halal juga akan diberikan kepada produsen dan pelaku bisnis baik secara langsung maupun melalui jaringan online.
Halalin didirikan pada tahun 2022 dan saat ini telah memiliki 22 klien di pasar Indonesia serta 3 klien di pasar internasional. Jasa-jasa yang ditawarkan oleh Halalin mencakup sertifikasi.
Selain sertifikasi Halal, Halalin juga menyediakan layanan SNI, ISO, BPOM, IUI, HAKI, TKDN, SIINAS, dan GMP. Dengan berbagai layanan ini, Halalin bertujuan untuk membantu para pelaku bisnis dan produsen dalam mencapai standar kualitas yang diperlukan dalam industri halal.
Sumber : Media Indonesia





