spot_img

Lewat Rumah BUMN Produk UMKM Asal Balikpapan Tembus Hingga Masuk Hotel Bintang Lima

Lewat Rumah BUMN Produk UMKM Asal Balikpapan Tembus Hingga Masuk Hotel Bintang Lima, Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – PT Pertamina (Persero) melalui Rumah BUMN Balikpapan terus mendampingi para pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM ) binaannya untuk memperluas pasar. Salah satunya, mengantarkan produk unggulan dari enam UMKM Balikpapan menembus hotel bintang lima.

Produk UMKM binaan yang telah lolos kurasi tersebut kini melengkapi minibar di setiap kamar Hotel Grand Jatra Balikpapan. Produk-produk itu antara lain, crispy brownie, kriuk kepiting, mantau oven, amplang rasa telur asin dan cimi cimi daun kelor kepiting.

“Mengawali tahun 2023 ini kami telah melakukan serah terima produk unggulan dari enam UMKM yakni Fishday, Kampoeng Timur, Mantau Fya, Idil Fifta, Pawon dan Nitiya untuk mengisi Hotel Grand Jatra Balikpapan. Kami juga tengah melakukan proses negosiasi dengan dua hotel berbintang lainnya,” terang Supervisor Rumah BUMN Balikpapan Novi, melalui siaran pers, Minggu (8/1/2023).

Salah satu UMKM yang lolos kurasi yaitu Fishday, dengan produk unggulan olahan ikan amplang. Pemilik usaha Fishday Endah Tri Hapsari mengapresiasi Pertamina yang melalui Rumah BUMN Balikpapan telah memberikan pendampingan kepada para UMKM loka. “Peluang kami untuk bisa memperluas pasar kini semakin terbuka. Kesempatan ini memacu kami untuk mempertahankan kualitas produk, dan membuat inovasi baru,” ujar Endah.

Menurut Novi, selama ini Rumah BUMN Balikpapan memberikan pelatihan kepada para pelaku UMKM untuk terus melakukan inovasi produk mengikuti tren saat ini. Hal itu penting mengingat semakin banyaknya kompetitor dan semakin kritisnya konsumen dalam memilih produk, khususnya produk makanan. “Hal ini tentu saja diiringi dengan persiapan yang terus dilakukan, salah satunya melalui berbagai program pelatihan,” tandasnya.

VP CSR & SMEPP Pertamina Fajriyah Usman menambahkan, Rumah BUMN memiliki visi dan misi untuk mendampingi dan mendorong para pelaku UMKM menjawab tantangan. Utamanya di bidang pengembangan usaha, peningkatan kompetensi, peningkatkan akses pemasaran, dan kemudahkan akses permodalan.

BACA JUGA :  Peluncuran Aplikasi CIBLON Sebagai Solusi Peningkatan Transaksi Digital Bagi Pelaku UMKM Kabupaten Cilacap

Menurut Fajriyah, kendala yang kerap dihadapi UMKM lokal yakni kesulitan mengatur manajemen keuangan akibat digunakannya juga sebagai modal usaha. Untuk itu, melalui program PUMK dari SMEPP Pertamina, para pelaku usaha dapat mendaftar untuk bisa menjadi UMKM binaan untuk mendapatkan pinjaman modal dengan syarat yang sangat mudah. “Selain bantuan modal, para pelaku UMKM akan diberikan berbagai pendampingan dan pelatihan untuk bisa naik kelas,”pungkas Fajriyah.

Sumber Informasi : sindonews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Jumat Berkah, BRI BO Gatot Subroto Tebar 90 Paket ke Panti Asuhan Khoirul Ittihad Jakarta

JAKARTA - Semangat berbagi kembali digaungkan BRI. Kali ini...

Wawasan Nusantara: Panduan Lama untuk Tantangan Baru

Penulis : Daffa Atha Zafran Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi...

International Webinar 2026 Bahas Dampak Geopolitik Global terhadap Pertumbuhan Bisnis Dalam Negeri

Bandung, 9 Juni 2026 — Perubahan geopolitik global kini...

BRI Bekasi Siliwangi Meriahkan CFD di GOR Patriot Bareng BRImo

BEKASI - BRI terus memberikan manfaat kepada masyarakat dan...