spot_img

Awalnya Cuma Buat Lebaran, Kini Produksi Tiap Minggu: DINDA SNACK Tunjukkan Konsistensi dan Rasa Berkualitas

Awalnya Cuma Buat Lebaran, Kini Produksi Tiap Minggu: DINDA SNACK Tunjukkan Konsistensi dan Rasa Berkualitas, SuaraUMKM

SuaraUMKM, Jakarta –  Dari camilan musiman jadi produksi mingguan—itulah perjalanan DINDA SNACK, usaha kuliner lokal dari Pekanbaru yang dipelopori oleh Halimah Dinda Saputri. Berawal dari pesanan terbatas untuk kebutuhan Lebaran, kini produknya makin diminati karena rasa yang khas dan kualitas yang terus dijaga.

“Awalnya cuma buat pesanan keluarga dan tetangga waktu Lebaran. Tapi karena banyak yang suka, akhirnya saya putuskan untuk produksi rutin setiap minggu,” ujar Dinda.

salah satu produk dinda snack, SuaraUMKM

Stick Royco, Camilan Sederhana yang Bikin Ketagihan

Produk utama DINDA SNACK adalah Stick Royco, cemilan gurih kriuk yang cocok dinikmati kapan saja. Meski sederhana, Dinda konsisten menggunakan bahan berkualitas dan mengemas produknya dengan desain menarik agar sesuai dengan kebutuhan pasar.

Keunggulan DINDA SNACK:

  • Bahan baku pilihan
  • Rasa gurih khas yang disukai semua usia
  • Packaging menarik dan praktis
  • Produksi rutin dan higienis

Pasarnya pun luas, dari anak-anak, remaja, hingga dewasa yang butuh camilan ringan untuk kerja, belajar, atau sekadar bersantai.

dokumentasi salah satu produk dinda snack, SuaraUMKM

Tantangan Harga Murah di Pasaran

Namun, Dinda juga menghadapi kenyataan pahit: banyak pesaing yang menjual produk serupa dengan harga jauh lebih murah. Tapi ia tetap percaya bahwa kualitas akan menemukan jalannya.

“Saya tahu harga saya nggak termurah. Tapi saya yakin orang tetap akan pilih produk yang rasanya enak dan dikemas dengan baik,” tambahnya.

DINDA SNACK juga pernah menang lomba dari PFpreneur, sebuah program yang mendukung pelaku UMKM. Pengakuan ini semakin memantapkan Dinda untuk terus memperkenalkan produknya lebih luas, bahkan berharap ada peluang kolaborasi dan kerja sama yang bisa membuka jalan lebih besar.

Dokumentasi Coach Faran turut berkomentar tentang Dinda Snack, SuaraUMKM

Coach Faran (Wiranesia Inkubator): “UMKM Perlu Konsistensi dan Karakter Produk yang Kuat”

Coach Faran, founder Wiranesia Inkubator, menekankan pentingnya UMKM mempertahankan kualitas dan terus membangun merek meskipun skala produksi masih kecil.

BACA JUGA :  Tips Mengurus Izin BPOM Cepat, Mudah dan Murah untuk UMKM

“Yang saya lihat dari Dinda Snack adalah konsistensinya. Dia nggak nunggu besar untuk serius. Ini mentalitas UMKM masa depan. Di Wiranesia, kami percaya bahwa UMKM seperti ini hanya butuh akses pasar dan pendampingan agar bisa naik kelas,”
Coach Faran, Founder Wiranesia Inkubator

Yuk, Kenalan dengan DINDA SNACK!

📍 Alamat: Jln Sumber Jaya, Kel. Sidomulyo Timur, Kec. Marpoyan Damai, Pekanbaru – Riau
📱 WhatsApp: 0887-0839-2958
📸 Instagram: @dinda_snack_pku

Penutup: UMKM Itu Soal Konsistensi, Bukan Skala

Perjalanan DINDA SNACK membuktikan bahwa camilan rumahan pun bisa berkembang jika ditekuni dengan serius. Dari permintaan kecil saat Lebaran, kini jadi usaha mingguan yang terus tumbuh.

UMKM seperti ini tidak hanya menjual produk, tapi juga menyimpan semangat mandiri dan daya tahan luar biasa. Dukungan kita bukan hanya soal membeli, tapi juga ikut menyebarkan cerita-cerita hebat seperti milik Dinda.

Ayo dukung UMKM lokal! Dari camilan kecil, bisa lahir peluang besar.

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Dorong Kedaulatan Ekonomi Rakyat, BRI Menara BRILiaN Berpartisipasi di Seminar Nasional Kopdes Merah Putih

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui...

Jumat Berkah, BRI BO Gatot Subroto Tebar 90 Paket ke Panti Asuhan Khoirul Ittihad Jakarta

JAKARTA - Semangat berbagi kembali digaungkan BRI. Kali ini...

Wawasan Nusantara: Panduan Lama untuk Tantangan Baru

Penulis : Daffa Atha Zafran Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi...

International Webinar 2026 Bahas Dampak Geopolitik Global terhadap Pertumbuhan Bisnis Dalam Negeri

Bandung, 9 Juni 2026 — Perubahan geopolitik global kini...