
SuaraUMKM, Jakarta – Stasiun Kereta Cepat Whoosh yang mulai beroperasi pada awal Oktober tahun ini, turut menghadirkan area Usaha, Mikro, Kecil, Menengah (UMKM), terutama di sektor kuliner. Stasiun tersebut memberikan perhatian khusus dengan menambah ruang Bazar Kuliner bagi UMKM.
Totalnya, saat ini terdapat 41 pedagang UMKM di seluruh area Stasiun Kereta Cepat, menyajikan berbagai kuliner yang bisa dinikmati oleh masyarakat, termasuk pengguna dan non-pengguna stasiun.
Bazar Kuliner terbaru di Stasiun Whoosh Halim menempati area Skybridge yang menghubungkan Stasiun Kereta Cepat Halim dengan Stasiun LRT Halim. Terdapat 21 pedagang UMKM yang menyajikan hidangan otentik khas nusantara di bazar ini, yang berlangsung mulai 6 November 2023 hingga 6 Februari 2024.
Baca Juga : Business Matching, Ajang Memperkenalkan Produk UMKM DKI Jakarta
Selain untuk mendukung UMKM lokal, Bazar Kuliner yang berkolaborasi dengan Sarinah juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang Kereta Cepat Whoosh.
Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary KCIC, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang dan animo tinggi masyarakat terhadap Bazar UMKM pertama menjadi salah satu alasan KCIC terus menambah jumlah pedagang di Bazar Kuliner.
“Jika melihat tingkat penjualan yang tinggi dari sejumlah UMKM lokal yang ada di Stasiun Kereta Cepat Whoosh, hal ini menunjukkan bahwa kehadiran Kereta Cepat tidak hanya sebagai moda transportasi, tapi juga turut meningkatkan perekonomian khususnya para pelaku UMKM di wilayah yang dilalui,” ujar Eva.
Baca Juga : Kota Bogor Dorong Produk UMKM Naik Kelas Tembus Minimarket
Keberadaan UMKM lokal ini mendapat respons sangat positif dari masyarakat yang beraktivitas di area Stasiun Kereta Cepat Whoosh. Banyak penumpang yang membeli hidangan UMKM tersebut sambil menunggu jadwal perjalanan. Ada juga yang membawa makanan tersebut untuk dinikmati di kereta atau sebagai oleh-oleh untuk keluarga setelah menggunakan kereta cepat Whoosh.
“KCIC mempersilakan penumpang maupun pengunjung untuk menikmati hidangan di area stasiun maupun selama dalam perjalanan. Meski KCIC sudah menyiapkan petugas kebersihan, kami juga mengharapkan partisipasi dari penumpang maupun pengunjung untuk selalu menjaga kebersihan dan membuang sampah sisa makan dan minumnya ke tempat yang telah disediakan demi kenyamanan bersama,” tutur Eva.
Sumber : Bisnis Today





