
SuaraUMKM, Jakarta – Dalam upaya untuk memberikan dukungan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan ekspor komoditas unggulan daerah, Bea Cukai mengadakan UMKM Week 2023 yang diselenggarakan serentak oleh seluruh unit vertikal Bea Cukai di berbagai daerah.
Salah satu aspek penting dari pelaksanaan UMKM Week 2023 adalah penyelenggaraan bazar UMKM. Bazar ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk UMKM kepada masyarakat sekaligus mempromosikan berbagai fasilitas dan kebijakan pemerintah yang dirancang untuk mendukung dan memajukan sektor UMKM.
Encep Dudi Ginanjar, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, menjelaskan bahwa beberapa kantor pelayanan Bea Cukai, termasuk Bea Cukai Yogyakarta, Bea Cukai Tanjung Perak, Bea Cukai Bogor, dan Bea Cukai Bekasi, telah berperan aktif dalam penyelenggaraan UMKM Week 2023 melalui sosialisasi ekspor dan bazar UMKM.
Baca Juga : Bea Cukai Bantu UMKM Papua Ekspor Hasil Bumi ke Papua Nugini
“Pada tanggal 7 Agustus 2023, di Gedung Keuangan Negara Yogyakarta, Bea Cukai mengundang lima puluh tiga UMKM dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta untuk mengikuti sosialisasi dan bazar UMKM. Produk yang ditampilkan meliputi berbagai bidang, mulai dari fashion hingga produk olahan makanan dan kemasan. Dengan pengetahuan yang diperoleh dari sesi sosialisasi ekspor, semua produk tersebut memiliki peluang untuk bersaing di pasar global,” ujarnya.
Kegiatan serupa juga diadakan di Auditorium Bea Cukai Tanjung Perak pada tanggal 9 Agustus 2023. Di sini, Bea Cukai Tanjung Perak mengundang 30 pelaku usaha di wilayah Surabaya dan sekitarnya untuk berpartisipasi dalam bazar UMKM. Ini bertujuan untuk membantu para pelaku usaha memahami potensi ekspor dari produk-produk yang mereka hasilkan.
Di Bekasi, Bea Cukai juga berkomitmen untuk mendukung UMKM dengan mengadakan bazar UMKM pada tanggal 7 Agustus 2023, setelah sebelumnya berhasil melaksanakan kegiatan serupa pada akhir bulan Juli 2023. Kegiatan ini sejalan dengan Program Digitalisasi dan Globalisasi UMKM/IKM (Prodigy), yang menjadi penghubung untuk memenuhi permintaan akan database UMKM sekaligus program kolaboratif.
Baca Juga : Bea Cukai Bandung Aktif Berikan Asistensi Kepada Pelaku UMKM Guna Bersaing di Pasar Global
Pada waktu yang hampir bersamaan, Bea Cukai Bogor juga ikut serta dalam UMKM Week 2023 dengan menggandeng Kemenkeu Satu Bogor, termasuk KPPN Kota Bogor, KPP Pratama Bogor, KPKNL Bogor, dan Pusdiklat AP. Acara ini melibatkan 70 pelaku UMKM dalam sesi sosialisasi ekspor dan 25 pelaku UMKM dalam bazar.
Encep menekankan bahwa dengan terselenggaranya UMKM Week ini, diharapkan pengetahuan para pelaku UMKM akan semakin bertambah, memungkinkan mereka untuk bersaing di pasar global melalui ekspor. Selain itu, kegiatan ini diharapkan juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM dengan membuka peluang pasar yang lebih luas.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan UMKM Week ini, diharapkan akan menambah pengetahuan masyarakat akan keunggulan produk UMKM dan menjadi sebuah dorongan kuat bagi para pelaku UMKM untuk dapat mengembangkan usahanya, sehingga produk lokal bisa melakukan ekspansi ekspor ke pasar mancanegara,” pungkasnya.
Sumber : Dirjen Bea dan Cukai





