spot_img

Bea Cukai Bantu UMKM Papua Ekspor Hasil Bumi ke Papua Nugini

Buah merah menjadi salah satu komoditas ekspor Papua dari sektor pertanian. Seliter untuk ekstrak buah ini dibanderol Rp400 ribu. (Dok. Berita Papua)
Buah merah menjadi salah satu komoditas ekspor Papua dari sektor pertanian. Seliter untuk ekstrak buah ini dibanderol Rp400 ribu. (Dok. Berita Papua)

SuaraUMKM, Jakarta – Bea Cukai Jayapura turut andil dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Papua untuk mengembangkan potensi ekspor hasil bumi ke Papua Nugini (PNG), mengingat kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah di Bumi Cenderawasih.

Kepala Bea Cukai Jayapura, Adeltus Lolok, mengatakan bahwa Papua memiliki potensi besar dalam ekspor SDA, termasuk sektor perikanan, pertanian, dan peternakan.

“Kami sangat mendorong pelaku UMKM Papua bisa mengekspor hasil buminya ke PNG, karena wilayah tersebut masih memiliki potensial,” ujarnya.

Baca Juga : Dua Komoditas Unggulan UMKM Papua Selatan Siap Diekspor

Ia mengidentifikasi beberapa produk yang memiliki potensi besar untuk diekspor, seperti ikan, telur, daging ayam, sayuran, dan berbagai barang lainnya.

“Mungkin yang perlu diketahui sekarang adalah bagaimana persyaratan-persyaratan ekspornya terutama di negara tujuan,” katanya.

Ia menekankan bahwa para pelaku UMKM perlu memiliki pengetahuan tentang prosedur dan aturan yang berlaku dalam kegiatan ekspor.

Baca Juga : Indonesia Bakal Latih 1.000 UMKM Papua Nugini Agar Mampu Ekspor

Bea Cukai Jayapura siap memberikan dukungan dan bantuan kepada masyarakat yang berminat terlibat dalam ekspor, namun Adeltus juga mengingatkan pentingnya menjaga konsistensi dan kontinuitas produksi sebagai bagian dari keberhasilan ekspor.

“Kami Bea Cukai sangat siap untuk membantu masyarakat yang ingin melakukan ekspor ke PNG, karena sudah saatnya pelaku UMKM Papua berpikir maju dan melihat setiap potensi yang ada,” katanya lagi.

Adeltus menyampaikan harapannya bahwa peluang-peluang seperti ini akan diambil manfaatnya oleh para pelaku UMKM. Ia menyebutkan bahwa saat ini sudah ada jalur ekspor langsung dari Jayapura ke Wewak-Vanimo, sehingga pelaku UMKM memiliki peluang yang lebih nyata untuk mengembangkan pasar di luar negeri.

BACA JUGA :  BRI BO BRIlian Kunjungi Merchant, Penetrasi Pengunaan Mesin EDC

Sumber : Antara News

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...