spot_img

Fakultas Ekonomi UBB Dorong Pelaku UMKM Babel Tuk Bisa Ekspor Produk Unggulan

Fakultas Ekonomi UBB Dorong Pelaku UMKM Babel Tuk Bisa Ekspor Produk Unggulan, Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung (FE-UBB) mendorong pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Bangka Belitung (Babel) untuk bisa melakukan ekspor terhadap produk usahanya.

Ketua Program studi (Prodi) Magister Manajemen FE-UBB, Reniati mengatakan prodi magister manajemen itu ada kegiatan pengabdian masyarakat setiap tahunnya dan ditahun ini mereka mengajukan UMKM Go Eksport karena berdasarkan data dari Bea Cukai dan Dinas Koperasi dan UMKM Babel jumlah pelaku UMKM yang melakukan ekspor masih minim.

“Kita lihat jumlah UMKM yang ekspor baru sedikit hanya 20 lebih orang. Dari pelatihan ini kita harap mereka dapat meningkatkan daya saing produknya dan dapat melakukan ekspor,” kata Reniati saat menghadiri pembukaan pelatihan UMKM Week di kantor Bea Cukai Pangkalpinang, Selasa.

Reniati menjelaskan FE-UBB kolaborasi dengan beberapa institusi agar dampak dari pelatihan ini benar-benar dirasakan pelaku UMKM sehingga mereka bisa melakukan ekspor dan meningkatkan jumlah ekspor non timah dari Babel.

“Selama ini jumlah ekspor non timah kita masih kecil dan ekspor masih dominan 83 persen produk timah, sisanya baru perkebunan dan perikanan. Di pelatihan ini kita harap pelaku UMKM naik kelas karena materi-materi di pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini sangat bagus sekali,” terang Reni.

Kantor Bea Cukai Pangkalpinang dan Dinas KUKM Babel memberikan materi-materi yang sangat bagus, ada pelatihan bahasa Inggris dan artificial inteligent. Sedangkan UBB memberi materi penyusunan bisnis plant dan pembuatan website.

“UMKM jarang punya website secara pribadi, sedangkan para buyers luar negeri itu jika ingin membeli produk kita mereka lihat website dulu. Oleh karena itu disini kita ajarkan mereka membuat website,” ujarnya.

BACA JUGA :  PFpreneur 2024 Memasuki Tahap Final: 1094 UMKM dari 287 Kelompok Berjuang dalam Kompetisi Individu

Reniati berharap pelatihan ini i terus berlanjut dan para pelaku UMKM dapat sertifikat ekspor karena sebagai syarat awal untuk administrasi eksport dan mendorong mereka agar kedepan bisa melakukan eksport terhadap produk usahanya.

“Kita berharap usai pelatihan ini para pelaku UMKM kita dapat sertifikat ekspor dan semoga kedepan pelatihan seperti ini juga terus berlanjut karena UMKM kita jumlahnya banyak namun program-program kita masih terbatas sehingga harus melibatkan semua pihak,” tutupnya.

Sumber Informasi : Republika.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...