spot_img

Ini 6 Jenis Usaha yang Diminati UMKM Milenial Biak Numfor

Pelaku usaha milenial OAP di Biak yang sedang dipandu pendamping pelatihan hiasan berbahan baku kulit kerang untuk dibuat hiasan kerajinan tangan dari kulit kerang. (Antara/Muhsidin)
Pelaku usaha milenial OAP di Biak yang sedang dipandu pendamping pelatihan hiasan berbahan baku kulit kerang untuk dibuat hiasan kerajinan tangan dari kulit kerang. (Antara/Muhsidin)

SuaraUMKM, Jakarta – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengungkapkan bahwa ada enam jenis usaha yang sedang diminati oleh para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milenial di daerah ini.

“Enam jenis usaha di Biak dominan diminati para milenial yakni kuliner pangan olahan, fesyen, agribisnis, kerajinan tangan dan cenderamata, berjualan sayur dan buah pinang sirih serta bisnis otomotif berupa bengkel dan rental mobil,” ujar Kepala Disperindag Biak Numfor Yubelius Usior di Biak, Minggu, (31/7).

Penggunaan strategi pemasaran UMKM dengan berbagai produknya, menurut Usior, telah merambah ke dunia digital dengan menggunakan media sosial dan platform daring seperti lokapasar (marketplace).

Baca Juga : 49 Pelaku UMKM di Kabupaten Biak Numfor Terima Sertifikat Halal MUI

“Maraknya bisnis pelaku UMKM belakangan ini maka berdampak kepada perekonomian warga Biak yang terus tumbuh,” katanya.

Usior menjelaskan bahwa UMKM adalah kegiatan bisnis yang dikelola oleh individu atau badan usaha yang bekerja sama dengan orang lain. Untuk mendukung perkembangan pelaku usaha, pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi UKM, Disperindag, dan instansi lainnya terus berupaya memberikan pembinaan dan pendampingan agar para pelaku usaha dapat mengembangkan bisnis mereka dengan baik.

Di tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melalui program pembinaan pelaku UMKM yang dijalankan oleh Disperindag memberikan pelatihan kemampuan berbicara kepada masyarakat. Selain itu, di tahun yang sama, Pemkab Biak Numfor telah memfasilitasi penerbitan sertifikat halal untuk produk pangan dari Badan Jaminan Sertifikat Halal Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk sebanyak 65 pelaku usaha.

Baca Juga : Pemkab Biak Numfor Sebut Pelaku UMKM Lokal Banyak Berdayakan Tenaga Kerja Lokal

BACA JUGA :  Kabupaten Kaur Berdayakan UMKM Melalui Bazar Festival Gurita 2023

Ketika ditanya tentang dampak nyata jika pelaku UMKM di Biak terus berkembang, menurut Usior, salah satu dampak positifnya adalah terciptanya kesempatan lapangan kerja bagi orang lain di sekitar lingkungan tersebut.

“Dan dampak lain pelaku UMKM berkembang pesat usaha pemasarannya meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga bersangkutan,” kata Usior.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi UKM Biak hingga akhir tahun 2022, jumlah pelaku UMKM di Kabupaten Biak Numfor mencapai angka di atas 5.500 orang. Angka ini menunjukkan semakin meningkatnya minat dan semangat generasi milenial dalam menjalankan usaha kecil mereka sendiri.

Sumber : Antara News

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Jumat Berkah, BRI BO Gatot Subroto Tebar 90 Paket ke Panti Asuhan Khoirul Ittihad Jakarta

JAKARTA - Semangat berbagi kembali digaungkan BRI. Kali ini...

Wawasan Nusantara: Panduan Lama untuk Tantangan Baru

Penulis : Daffa Atha Zafran Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi...

International Webinar 2026 Bahas Dampak Geopolitik Global terhadap Pertumbuhan Bisnis Dalam Negeri

Bandung, 9 Juni 2026 — Perubahan geopolitik global kini...

BRI Bekasi Siliwangi Meriahkan CFD di GOR Patriot Bareng BRImo

BEKASI - BRI terus memberikan manfaat kepada masyarakat dan...