spot_img

Kampus Ramah UMKM, Inisiatif Muhammadiyah Jateng Bantu UMKM

Kampus Ramah UMKM yang sedang berjalan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini akan segera dikembangkan di universitas besar Muhammadiyah lainnya di Jawa Tengah. (Pranoto/Elshinta)
Kampus Ramah UMKM yang sedang berjalan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto ini akan segera dikembangkan di universitas besar Muhammadiyah lainnya di Jawa Tengah. (Pranoto/Elshinta)

SuaraUMKM, Jakarta – Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, KH Tafsir, menegaskan bahwa peran Muhammadiyah harus senantiasa memberikan solusi dan bantuan bagi masyarakat, baik dalam bentuk dukungan psikis maupun fisik, terutama dalam menghadapi kesulitan ekonomi.

Hal ini diungkapkannya saat memberikan sambutan dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Pengembang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Perempuan Bidang Sandang yang diadakan oleh Lembaga Pengembangan UMKM (LP UMKM) PWM Jawa Tengah di RM Sako, PWM Jawa Tengah, Singosari, Semarang, pada Rabu, 19 Juli 2023.

Dalam acara FGD tersebut, KH Tafsir menyoroti pentingnya dukungan bagi masyarakat dan para pelaku UMKM, khususnya perempuan, yang seringkali menghadapi kesulitan ekonomi. Salah satu inisiatif yang telah dijalankan oleh Muhammadiyah Jawa Tengah adalah Program Kampus Ramah UMKM yang telah berjalan sukses di Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Baca Juga : Muhammadiyah Expo 2023, Ajang Promosi Produk Lokal UMKM

“Pedagang kecil, UMKM serba sulit mau jualan di trotoar digaruk Satpol PP, maka Muhammadiyah harus hadir membantu pedagang kecil, UMKM agar bisa berjualan, Kampus Ramah UMKM yang sedang berjalan di UMP ini akan segera dikembangkan di universitas besar Muhammadiyah lainya di Jawa Tengah,” ungkapnya seperti yang dilansir oleh Elshinta, Kamis (20/7).

Sementara itu, Stafsus Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Samuel Wattimena, mendorong perempuan untuk mengembangkan perekonomian melalui UMKM dengan serius, bukan hanya sebagai kegiatan iseng-iseng semata.

Dia menekankan pentingnya niat dan komitmen yang kuat dalam mengembangkan UMKM. Banyak UMKM yang dikelola oleh perempuan, terutama dari kalangan artisan, telah berhasil berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian.

Baca Juga : KITB Batang Gandeng Korea Selatan Kembangkan Industri dan UMKM

BACA JUGA :  Pemprov Jateng Gelar Bursa KUKM 2023, Pamerkan Produk UKM Binaan

“Niatkankan dulu untuk bisa mengembangkan UMKM, banyak UMKM artisan ibu-ibu yang bisa berkembang dan bisa meningkatkan perekonomian,” katanya.

Sementara itu, Ketua LP UMKM PWM Jawa Tengah, Khafid Sirotudin, berharap melalui FGD ini, perempuan semakin aktif dan terlibat dalam mengembangkan UMKM.

“Banyak UMKM yang bisa berkembang dan maju di kalangan perempuan, LP UMKM PWM Jawa Tengah akan terus memberi pendampingan,” jelasnya.

Sumber : Elshinta

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Jumat Berkah, BRI BO Gatot Subroto Tebar 90 Paket ke Panti Asuhan Khoirul Ittihad Jakarta

JAKARTA - Semangat berbagi kembali digaungkan BRI. Kali ini...

Wawasan Nusantara: Panduan Lama untuk Tantangan Baru

Penulis : Daffa Atha Zafran Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi...

International Webinar 2026 Bahas Dampak Geopolitik Global terhadap Pertumbuhan Bisnis Dalam Negeri

Bandung, 9 Juni 2026 — Perubahan geopolitik global kini...

BRI Bekasi Siliwangi Meriahkan CFD di GOR Patriot Bareng BRImo

BEKASI - BRI terus memberikan manfaat kepada masyarakat dan...