
SuaraUMKM, Jakarta – Selama satu pekan terakhir, masyarakat Kota Samarinda bisa mengunjungi dan menikmati acara “Samarinda Street Food Festival” yang digelar di halaman parkir GOR Segiri Samarinda, tepatnya di Jalan Kusuma Bangsa.
Acara yang berlangsung sejak Senin (17/7/2023) malam tersebut telah resmi dibuka oleh Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang turut didampingi oleh Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Samarinda, Rinda Wahyuni Andi Harun. Tujuan diadakannya festival ini adalah untuk meningkatkan peran dan eksistensi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta mempromosikan produk-produk kerajinan lokal.
Samarinda Street Food Festival, yang berlangsung hingga akhir pekan, tepatnya 23 Juli mendatang, telah menghadirkan beragam produk lokal dari Kota Tepian. Acara ini juga melibatkan pengrajin lokal dari setiap kecamatan yang memiliki karya-karya kerajinan yang diminati oleh masyarakat.
Baca Juga : BI Kaltim Lakukan Pendampingan Pada 158 Pelaku UMKM Tembus Pasar Global
Menurut Rinda, kegiatan ini diselenggarakan sebagai wujud dukungan dan wadah bagi para pengrajin lokal dan pelaku UMKM di Samarinda.
“Ada perubahan konsep acara disbanding tahun lalu. Kami ingin memperkenalkan batik dan produk fashion lokal di Samarinda supaya produk itu juga dapat dikenal oleh orang banyak,” ujar Rinda usai membuka acara malam kemarin.
Melalui festival ini, pihak panitia berupaya memberikan fasilitas bagi para pengrajin lokal untuk memamerkan dan mempromosikan karya-karyanya. Ini juga menjadi motivasi bagi mereka untuk tetap konsisten dalam berkreasi.
“Kami cari pengrajin disetiap kecamatan ternyata untuk memperkenalkan produknya di kegiatan kita ini, sayang kan kalau produk lokal tidak dipromosikan,” ujarnya.
Baca Juga : Tingkatkan Omzet UMKM, Rumah BUMN Samarinda Gelar Pelatihan Digital Marketing
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa produk yang telah dihasilkan oleh para pengrajin menjadi bukti nyata penghargaan dan apresiasi pemerintah terhadap mereka yang telah berusaha untuk berkreasi. Menurutnya, produk-produk ini berpotensi masuk ke pasar domestik, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kedepan kami akan minta kepada dinas terkait agar setiap kecamatan didampingi dalam kualitas dan design produk. Sehingga itu bisa dipakai dan dipergunakan tidak hanya Samarinda dan Kaltim tapi juga diseluruh Indonesia,” kata Andi Harun.
Produk-produk yang dipamerkan dalam acara ini menurut Andi Harun telah menunjukkan kualitas yang baik. Yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah bagaimana produk-produk ini dapat menjadi kompetitif dan dapat menjadi identitas oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Sumber : Koran Kaltim





