
SuaraUMKM, Jakarta – Gerakan Gempur UMKM adalah gerakan mahasiswa pendamping kredit usaha rakyat (KUR) untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), resmi diluncurkan pada Kamis, 13 Juli 2023.
Gerakan ini digaungkan oleh Dinas Koperasi dan UKM bekerja sama dengan Universitas Bangka Belitung (UBB), khususnya melibatkan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi.
Dalam kegiatan ini, sekitar 100 peserta berpartisipasi untuk mendapatkan pembekalan sebelum menjadi pendamping KUR UMKM.
Baca Juga : Pemkab Bangka Tengah Dorong Pelaku UMKM Kembangkan Produk Teh Daun Pohon Pelawan
Para mahasiswa yang mengikuti pembekalan ini akan ditunjuk secara resmi melalui surat keputusan sebagai pendamping UMKM dalam rangka mengakses KUR melalui lembaga penyalur KUR di tujuh kabupaten/kota, dengan target proporsi sebesar 70 persen di Pulau Bangka dan 30 persen di Pulau Belitung.
Tujuan utama dari gerakan ini adalah untuk mendorong percepatan dan peningkatan akses penyaluran KUR di empat sektor utama, yaitu pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM (KUKM) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yulizar Adnan, menjelaskan bahwa KUR harus ditingkatkan.
Baca Juga : Mahasiswa Vokasi UNESA Bantu Branding UMKM Agar Naik Kelas
“Itu kan ada program pelayanan KUR untuk UMKM, jadi sekarang untuk lebih, KUR harus ditingkatkan, maka dari kami ada 10 pendamping KUR, agar lebih lagi, kami bekerjasama dengan FE UBB, akademisi, meminta yang sukarela menjadi pendamping KUR,” kata Yulizar Adnan.
Yulizar menekankan bahwa kehadiran pendamping KUR ini diharapkan dapat meningkatkan minat pelaku usaha UMKM untuk memanfaatkan fasilitas KUR.
“Dengan adanya teman-teman mahasiswa, harapan kita adalah pada tahun 2023 dan 2024 akan terjadi peningkatan minat terhadap KUR. Diharapkan pelaku UMKM yang memenuhi syarat dapat memanfaatkan fasilitas KUR dengan baik,” tambahnya.
Sumber : Bangka Pos





