
Penulis Coach Wiwin Nospitalia
SuaraUMKM, Jakarta – Bertempat di tengah kota Jakarta yaitu di The Ritz-Carlton Pacific Place, platform media sosial TikTok membuat event besar bertajuk TikTok Shoppertainment Summit 2023 : Grow Traffic And Sales for Mega Sales Success. Mengangkat tema shoppertainment, ini adalah cara baru berjualan demi meningkatkan transaksi belanja para pengguna TikTok.
Saya (penulis-red) sebagai seorang entrepereneur tentunya senang sekali berada disini, bertemu banyak pelaku bisnis, affiliator, influencer dan tentunya bertemu juga dengan narasumber dari TikTok. Event ini memberikan wawasan kepada penulis mengenai pemanfaatan shoppertainment untuk meningkatkan penjualan.
Shoppertainment merupakan konsep yang menggabungkan antara konten yang menghibur dengan perdagangan. Melalui konten yang menghibur diharapkan dapat mendorong transaksi belanja di TikTok. Konsep ini juga melibatkan konsumen lebih banyak selain juga membuat mereka terhibur dan teredukasi.

“Apa yang diinginkan konsumen saat ini? Mereka ingin terlibat, teredukasi, dan terhibur dalam interaksi mereka. Mereka ingin melihat konvergensi konten dan perdagangan, dan mereka merasa bahwa TikTok adalah tempat di mana konvergensi tersebut terjadi,” ujar Shant Oknayan, Head of Global Business Solutions, Asia Pacific, Middle East, Africa and Central Asia, TikTok.
Baca Juga : TikTok Anggarkan Investasi US$12,2 Juta Bantu UMKM di ASEAN
Shant mengatakan dalam studi terbaru tiga dari empat pengguna percaya bahwa TikTok adalah tempat hiburan, dan dengan TikTok Shop, mereka menikmati pengalaman yang mulus untuk melakukan pembelian. Oleh karena itu, TikTok sangat erat kaitannya dengan apa yang disebut sebagai “shoppertainment”.
Shant mengatakan shoppertainment bertujuan untuk memberikan hiburan dan edukasi kepada pengguna terlebih dulu, lalu menghasilkan transaksi belanja, jadi pengguna tahu dengan jelas barang yang dibeli yang selama ini tidak ada di marketplace lain.

Dia menilai, konsep ini memiliki peluang yang sangat besar, karena saat ini konsumen tidak hanya ingin memenuhi kebutuhan fungsional mereka saat berbelanja daring, seperti kebutuhan yang cepat dan harga yang menarik, tetapi juga ingin pengalaman berbelanja daring yang lebih baik.
“Mereka ingin teredukasi, dan terhibur. Dan inilah konvergensi konten dan perdagangan yang kami maksudkan, dan TikTok sudah menjadi bagian dari pembentukan shoppertainment, atau yang kami sebut sebagai masa depan perdagangan,” ucapnya.
Sementara itu, Head of Business Marketing TikTok Indonesia Sitaresti Astarini mengatakan bahwa memadukan transaksi belanja dan hiburan adalah peluang bisnis yang besar di seluruh Asia Pasifik, termasuk Indonesia. Dengan hadirnya konsep shoppertainment merupakan inovasi dalam mendukung kebutuhan dan perilaku konsumen yang terus berkembang.

Ali Kemal, seorang supervisor live streaming Tineco (Mazuta Grup) yang penulis wawancarai sangat senang hadir di TikTok Shoppertainment Summit 2023. (Dok. Suara UMKM)
“Kebiasaan berbelanja tentu harus terus beradaptasi untuk mendukung kebutuhan dan perilaku konsumen yang terus berkembang, dan TikTok adalah tempat di mana konten dan perdagangan benar-benar bertemu,” ujarnya.
Baca Juga : Ini Strategi TikTok Jadi E-Commerce No.1 Indonesia Melalui TikTok Shop
Acara TikTok Shoppertainment Summit 2023 ini hadiri oleh para pemimpin industri, merek, hingga eksekutif TikTok. Kegiatan tersebut membahas perubahan positif yang dibawa oleh shoppertainment ke masa depan perdagangan. Shoppertainment ini diyakini bakal banyak membantu pelaku usaha khususnya UMKM dalam mempromosikan dan menjual produk maupun jasanya.
Penulis sempat mewawancarai salah satu pengunjung yang kebetulan duduk di samping penulis yakni Ali Kemal. Beliau ini adalah seorang supervisor live streaming Tineco (Mazuta Grup) yang berkantor di Kota Pahlawan, Surabaya.

“Saya senang hadir di acara ini. Selain untuk menambah pengalaman, belajar tentang content penjualan, juga mendapatkan insight dari para narasumber di acara ini. Shoppertainment ini cocok sekali dengan produk kita yang mayoritas pembelinya adalah wanita berusia 25 tahun ke atas,” ujarnya.
Selain itu penulis juga bertemu dengan teman-teman UMKM. Event ini bak reuni bagi penulis karena bisa bertemu dengan Mbak Arny pemilik Bakso diet dari Bandung, owner Rival Cakes, GenkHijaberz dan owner Belovedrobby.
Lebih seru lagi karena kita bisa berbicara dan menyampaikan secara langsung aspirasi atau unek-unek lah dengan Mr Namit Arora selaku Global Business Solutions Head of Enterprise Growth Patnership TikTok. Beliau sangat mengapresiasi masukan dari kami dan mengatakan akan menyampaikan langsung ke timnya.
Di acara ini hadir berbagai pembicara dari perusahaan multinasional hingga UMKM yang hadir untuk berbagi praktik terbaik dari Shoppertainment kepada para pemasar di wilayah Asia Tenggara. Akhir kata dari penulis, kita harus selalu mengikuti perubahan, karena jika tidak kita akan semakin tertinggal.





