
SuaraUMKM, Jakarta – Pemberdayaan para pelaku usaha secara berkelanjutan terus menjadi perhatian baik pemerintah maupun swasta. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) oleh Bank Mandiri dengan menghadirkan UMKM Center. Ini adalah pusat pemasaran yang menampilkan produk-produk kreasi UMKM di Kawasan Wisata Religi Masjid Endan Andansih, Kabupaten Purwakarta.
UMKM Center ini berdiri di atas lahan seluas hampir 1.400 meter persegi dan menyediakan 29 kios yang dirancang khusus bagi pengrajin oleh-oleh, kerajinan, fesyen, serta souvenir khas Jawa Barat. Tidak hanya itu, pusat pemasaran ini juga dilengkapi dengan area foodcourt yang menawarkan berbagai jajanan dan kuliner lokal yang populer.
Baca Juga : Pemkab Purwakarta Dorong Pelaku UMKM Melek Teknologi dan Mampu Bersaing Secara Digital
Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri, Rohan Hafas, menjelaskan bahwa UMKM Center juga dilengkapi dengan alat pembayaran digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung. Selain itu, tersedia mesin ATM setor tarik Mandiri yang memudahkan para penjual di UMKM Center dalam menyetor uang tunai tanpa harus pergi ke bank.
“Keberadaan UMKM Center yang juga dilengkapi dengan sarana transaksi digital ala Bank Mandiri ini diharapkan bisa melengkapi Kawasan Wisata Religi menjadi lokasi wisata pilihan, khususnya bagi pelintas dan perantau yang ingin menikmati keindahan alam Purwakarta,” ujar Rohan sebagaiman dikutip media pada 18 Juni 2023.
Rohan juga menekankan bahwa para pelaku UMKM di lokasi tersebut akan didorong untuk mengadopsi teknologi digital melalui inisiatif Livin’ Merchant. Hal ini bertujuan untuk mendorong digitalisasi seluruh transaksi dan meningkatkan efisiensi operasional UMKM.
Baca Juga : Ratusan UMKM Jawa Barat Diberi Beasiswa Pendampingan Usaha
“Di sini, baik penjual maupun pembeli juga dapat merasakan gaya hidup yang sehat melalui keberadaan jogging track agar terasa nyaman dengan suasana kearifan lokal yang kental. Kami juga telah menempatkan tempat sampah di 30 titik di lokasi ini,” jelas Rohan.
Rohan yakin UMKM Center ini dapat dikelola dengan baik, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM di wilayah tersebut. UMKM Center bukan hanya menjadi pusat pemasaran, tetapi juga menjadi wadah yang mengangkat potensi kreativitas serta keunikan produk UMKM lokal.
Sumber : Infobank News





