
SuaraUMKM, Jakarta – Potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam sektor perikanan di Kota Palangka Raya terus meningkat Salah satu pelaku UMKM yang sukses adalah Ali Giono, dia berhasil mengekspor ikan betutu atau ikan bakutu hingga mencapai pasar Malaysia.
Ali Giono, yang memiliki usaha di Jalan Lele, berbagi pengalamannya saat diwawancarai pada Sabtu (12/3). Ia menjelaskan bahwa harga ikan betutu memiliki nilai yang cukup tinggi, sehingga memberikan peluang yang besar dalam pengembangan usahanya.
Ali telah menggeluti usaha ini sejak lama, namun baru setahun belakangan ini ia mulai melakukan pengiriman ekspor ke luar negeri. Dia juga mengatakan bahwa pembiakan ikan betutu memang memiliki tantangan tersendiri, mulai dari tahap pemijahan hingga pemeliharaan. Namun, hasil yang didapatkan cukup menguntungkan dan mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.
Baca Juga : UMKM di Pontianak Ini Ubah Limbah Kayu Jadi Sumber Pemasukan
Meskipun begitu, Ali Giono juga menghadapi beberapa kendala dalam proses ekspor ikan betutu, terutama terkait pengiriman. Ia berharap agar maskapai penerbangan dapat lebih terkoneksi antar pesawat untuk memperlancar proses pengiriman hingga mencapai tujuan ekspor.
Ali Giono berharap agar kegiatan ekspor ini terus mendapatkan dukungan, baik dari penambahan sarana dan prasarana, agar UMKM ekspor dapat memiliki daya saing dan nilai tambah yang lebih besar. Ikan betutu merupakan jenis ikan air tawar yang biasa dikonsumsi, namun di Indonesia, masih belum banyak yang mengenalnya.
Baca Juga : UMKM Indonesia Tatap Peluang Besar Ekspor Ikan Hias ke Arab Saudi
Popularitas ikan betutu semakin meningkat karena citarasanya yang lezat dan khas. Selain itu, ikan ini juga diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan, sehingga tak heran jika harganya jauh lebih tinggi dibandingkan dengan ikan air tawar konsumsi lainnya.
“Harga ikan betutu di Jakarta saat ini sebesar Rp155.000,” ungkap Ali.
Selain ikan betutu, Ali Giono juga memiliki rencana untuk memulai ekspor ikan tapah dalam waktu dekat. Ikan seluang, betutu, botia, dan tapah merupakan komoditas ikan yang diminati oleh negara Malaysia. Ketersediaan ikan tapah yang melimpah di sungai Kalteng memberikan harapan agar para nelayan dapat memanfaatkan peluang bisnis ekspor ikan lokal ini.
Sumber : Kalteng Times





