spot_img

UMKM Indonesia Tatap Peluang Besar Ekspor Ikan Hias ke Arab Saudi

Pembudidaya memberikan pakan pada ikan-ikan hias yang dijual di Kota Jayapura, Papua. (Antara/Gusti Tanat)
Pembudidaya memberikan pakan pada ikan-ikan hias yang dijual di Kota Jayapura, Papua. (Antara/Gusti Tanat)

SuaraUMKM, Jakarta – Masyarakat Arab Saudi memiliki minat yang besar dalam memelihara hewan peliharaan, terutama ikan hias. Kebiasaan ini membuka peluang besar bagi para pengusaha ikan hias Indonesia untuk meningkatkan ekspor ke Arab Saudi.

Atase Perdagangan KBRi di Riyadh, Gunawan, mengungkapkan bahwa potensi bisnis ini semakin terbuka setelah para pengusaha Arab Saudi berkomitmen untuk meningkatkan impor ikan hias dari Indonesia.

Menurut Gunawan, hewan peliharaan yang tidak dilarang untuk diekspor perlu terus ditingkatkan. Dari pertemuan bisnis tersebut, selain hewan peliharaan, sebuah perusahaan asal Arab Saudi juga akan mengimpor perlengkapan dan potensi jasa tenaga ahli dokter hewan Indonesia ke Arab Saudi.

Baca Juga : Dukung UMKM Go Internasional, Bea Cukai Kirim Sampel Produk UMKM Ke Jeddah Arab Saudi

“Potensi ekspor hewan peliharaan termasuk ikan hias air tawar sangat besar mengingat Indonesia sebagai negara tropis dan sebagian besar wilayahnya perairan. Indonesia mempunyai sumber daya hewan peliharaan yang sangat bervariasi dan dalam jumlah yang besar,” ucapnya.

Menurutnya, usaha budidaya ikan hias air tawar di Indonesia melibatkan banyak peternak dengan skala Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat.

Bagi Pemerintah, kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, dan asosiasi perlu meningkatkan kompetensi peternak dan kapasitas produksi budidaya ikan hias air tawar melalui skema integrasi dengan agregator. Hal ini akan mendorong peningkatan ekspor bagi pelaku UMKM.

Baca Juga : Ekspor Kolaborasi Produk UMKM Halal Indonesia Ke Jeddah Saudi Arabia

Berdasarkan data statistik perdagangan, nilai ekspor ikan hias Indonesia ke Arab Saudi pada tahun 2022 mencapai US$132 ribu. Angka ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2021 yang mencapai US$344 ribu. Faktor pandemi Covid-19 dan kenaikan tiga kali lipat dalam biaya pengiriman menjadi masalah.

BACA JUGA :  Pemilu 2024 Bawa Angin Segar Untuk Kebangkitan Bisnis UMKM

Sementara itu, kemampuan ekspor ikan hias air tawar Indonesia ke seluruh dunia mengalami peningkatan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2022, nilai ekspornya mencapai US$29,55 juta, pada tahun 2021 mencapai US$27,85 juta, dan pada tahun 2020 mencapai US$24,68 juta.

Indonesia menduduki peringkat ketiga sebagai pemasok ikan hias air tawar hidup ke Arab Saudi, setelah Australia dan Sri Lanka. Negara-negara lain yang juga menjadi pemasok adalah Kenya, Swiss, Area Nes, Hong Kong, Yordania, Lebanon, Malaysia, Belanda, Filipina, Singapura, Thailand, dan Amerika Serikat.

Sumber : Fortune Indonesia

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Perkuat Sektor UMKM, Pemkot Bengkulu Bagikan 50 Meja Portabel

BENGKULU - Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan...

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Mizan Amanah

JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi...

Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj Gelar Expo UMKM Terintegrasi Manasik Haji

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal...

BRI BO BRIlian Kunjungi Merchant, Penetrasi Pengunaan Mesin EDC

JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia Branch Office Menara BRILiaN...