
Penulis : Wiwin Nospitalia
SuaraUMKM, Jakarta – 16 April 2023, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) bekerja sama dengan SMESCO Indonesia menghadirkan program Growpreneur, salah satu rangkaian road to BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2022. Program ini menjadi salah satu program aktivasi pemberdayaan dan pendampingan bagi UKM Indonesia.
Growpreneurs sendiri akan menyediakan activation program baik regular, komunitas maupun mini inkubas yang dikhususkan untuk UMKM binaan dati mulai Beginner, Intetmediate hingga UMKM yang expert di bidangnya dan siap export.

Beberapa program tersebut seperti, speed dating antara penjual dan pembeli, panel diskusi, networking dan strategic partnership, local brand showcase, creative corner, mentoring dan business matching.
Melalui program Growpreneur, UMKM binaan Smesco Indonesia, Kementerian Koperasi dan UKM, serta UMKM binaan BRI, khususnya alumnus BRI UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR, Pengusaha Muda Brilian, dan program lainnya dapat terlibat dan menerima manfaat dari program ini.
Selama 4 hari, Growpreneur BRI mengadakan SCALE UP PROGRAM UMKM yang berlangsung dari tanggal 12 hingga 14 April 2023. Acara ini bertempat di ruang Creative Preneur Smesco dengan pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya.

Salah satu pembicara yang hadir pada acara tersebut adalah Rifani Budi Kristianto dari Ninja Express, yang memaparkan “Digital Fulfillment yaitu metode baru nisnis effisien”. Diskusi ini dimoderatori oleh Royke Hendra Antau, Business Development and Marketing Manager DKK Consulting, dan diakhiri oleh Hardiyan Permana dari Digigs.id yang memaparkan pentingnya memahami bahasa dan aturan digitalisasi dan media sosial.
Menurut Donny, seorang peserta pelatihan, “Jadi sekarang kita juga harus tahu aturan dari masing-masing platform agar terhindar dari banned.” Donny mengaku bahwa medsosnya kena banned sehingga tidak bisa beriklan lagi hanya karena posting ayam geprek dan ayam suir.
Program Growpreneur diharapkan dapat membantu UMKM Indonesia untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan kemajuan zaman. Melalui pelatihan dan pendampingan yang diberikan, UMKM diharapkan dapat mengoptimalkan potensi dan meningkatkan daya saingnya di pasar global.





