
SuaraUMKM, Jakarta – Sekarang ini banyak orang mengembangkan usahanya dengan memasarkan produknya di e-commerce/marketplace atau kita sebut saja sebagai lapak online. Tidak mengherankan memang, selain kamu tidak perlu membayar sewa seperti toko offline, dengan lapak online kamu bisa mendapatkan jutaan customer hanya dari rumah.
Banyak di antara pebisnis online pemula awalnya tergiur dengan kesuksesan teman-temannya dalam berjualan di internet. Namun para pemula ini awalnya pasti kebingungan, dari mana memulainya agar bisnisnya diminati pembeli. Meski ada banyak yang ditawarkan lapak online, jika tidak ada perencanaan yang baik, usaha kamu bisa gulung tikar.
Untuk itu kamu harus belajar bagaimana cara berjualan online dengan baik dan benar. Jika semenjak awal sudah dibangun dengan baik dan benar, usaha kamu akan diminati banyak pelanggan dan kamu bisa mendapatkan keuntungan dari hasil bisnis online.
Berikut tips sederhana jualan online untuk kamu para pemula agar jualan online kamu diminati pembeli. Simak tips berikut ini.
1. Membangun Mindset (Pola Pikir) Bisnis
Mindset atau pola pikir adalah fondasi awal yang menentukan sukses atau tidaknya dalam membangun bisnis online. Termasuk bisnis online, tidak ada yang mudah pastinya ketika di awal semua butuh perjuangan. Jangan lupa untuk terus memupuk mental positif bahwa apapun yang kamu lakukan bisa sukses.
Kamu harus buang jauh-jauh rasa tidak percaya diri atau pikiran menjadi sukses ditentukan oleh bakat. Seseorang yang sukses dalam dunia bisnis online adalah pribadi yang ulet dan memiliki keyakinan tinggi. So, buang jauh-jauh rasa minder atau pikiran negatif.
Baca Juga : Tips Mendapatkan Kepercayaan Pelanggan Secara Mudah
2. Tentukan Apa yang Ingin Kamu Jual
Menentukan apa yang ingin kamu jual adalah langkah selanjutnya yang harus kamu pikirkan. Jika kamu ingin memulai bisnis dengan membuat lapak online, aplikasi online atau apapun platform online-nya maka kamu harus sudah punya gambaran.
Pada tahap ini kamu harus mempertimbangkan baik-baik dan usahakan mampu menangkap tren dan peluang pasar yang ada. Termasuk apakah produk fisik/digital, menjual beragama produk/produk, memproduksi produk sendiri/menjual produk orang lain, strategi penjualan produk, dll
3. Membuat Perencanaan Bisnis (Business Plan)
Sebelum misalnya kamu akan memulai bisnis online, maka luangkanlah waktu untuk menyusun perencanaan bisnis secara detail. Apakah kamu berencana mengeluarkan dana sendiri atau berharap mendapatkan investor? Berapa besar biaya kamu? Untuk apa saja biaya kamu itu? Berapa biaya dari iklan yang akan dikeluarkan? Semuanya perlu kamu hitung.
Baca Juga : 5 Tips Jitu Mendekatkan Bisnis UMKM dengan Konsumen
Meskipun biasanya jualan online berbiaya murah bahkan tanpa modal, tetap ada biaya produksi. Pertama kamu bisa tentukan apakah kamu memproduksi sendiri atau menjadi reseller. Kedua, kamu harus hitung biaya pengiriman. Ketiga, kamu juga harus menghitung gaji karyawan (jika kamu ada karyawan). Terakhir, biaya yang kamu butuhkan untuk membuat toko online kamu.
4. Optimalkan Lapak Online dengan Fitur yang Tersedia
Umumnya mereka yang menggeluti bisnis online pertama kali akan berjualan di marketplace/e-commerce. Karena tools sudah tersedia, tinggal membuat akun dan mengisi deskripsi produk, foto lalu tinggal jual. Ini adalah hal yang mendasar. Namun untuk kamu yang ingin konsisten berbisnis online, memanfaatkan fitur yang tersedia bisa membuat jualan onlinemu makin laris.
Fitur ini bisa berupa promosi gratis yang tentunya berbeda dengan iklan. Selain itu juga bisa memanfaatkan fitur bebas ongkir. Semakin banyak pilihan untuk pembeli dalam pengiriman produknya juga semakin baik. Terakhir, jika dirasa perlu bisa berinvestasi untuk iklan.
5. Promosi
Kenapa promosi itu penting? Satu, produk kamu akan semakin dikenal. Kedua, akan menarik minat konsumen terhadap produk kamu. Ketiga, meningkatkan penjualan kamu. Untuk lapak online atau aplikasi online shop kamu harus ada profil toko, logo, alamat, galeri produk, dan cara pemesanan. Pastikan tidak ada yang terlewat.
Selanjutnya kamu bisa mempromosikan lapak online kamu di web, social media maupun komunitas-komunitas jual beli yang akan meningkatkan awareness terhadap produk maupun lapak onlinemu. Pastikan juga untuk selalu menyimpan database pelanggan untuk mengirimkan promo atau info produk terbaru.





