
SuaraUMKM, Jakarta – Potensi produk UMKM Batang untuk bisa bersaing di pasar internasional terus didorong. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk UMKM Batang di pasar global. Salah satunya adalah melalui pendampingan dan pelatihan yang diberikan melalui sekolah ekspor.
Sebanyak 20 pelaku UMKM Batang mengikuti kegiatan sekolah ekspor pada Kamis (13/23). Dalam kegiatan tersebut, para pelaku UMKM diberikan pelatihan mengenai prosedur tata laksana ekspor, mulai dari persiapan dokumen hingga strategi pemasaran di pasar internasional.
Baca Juga : UMKM Kendal Ekspor Perdana Lada Hitam ke Uni Emirat Arab Senilai 1,5 Miliar
“Intinya adalah bagaimana teman-teman UMKM ini bisa semakin maju dengan tujuan utama bagaimana mereka bisa melakukan ekspor terhadap produk-produknya,” kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tegal, Yudi Hendrawan.
Hingga saat ini, Yudi telah membimbing tujuh UMKM Batang dengan potensi ekspor. Dari tujuh pelaku UMKM tersebut, dua di antaranya sudah berhasil melakukan ekspor secara mandiri. Sementara itu, pelaku UMKM lainnya sudah melakukan ekspor namun melalui perantara pihak ketiga.
Beberapa contoh produk UMKM Batang yang telah berhasil diekspor antara lain getah, sarang walet, sarung goyor, rempah, emping melinjo, dan lain sebagainya.
Baca Juga : 10 Tips Sukses bagi UMKM untuk Menembus Pasar Ekspor
Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan UMKM Batang, Endang Rakhmawati, menambahkan bahwa pelaku UMKM yang memiliki potensi ekspor dapat dilihat dari produk dan kemasan yang sudah berkualitas dan menarik.
Dia berharap para pelaku UMKM Batang yang mengikuti sekolah ekspor dapat berhasil menembus pasar internasional dan meningkatkan pangsa pasar global. Di sisi lain, pihaknya juga berupaya untuk mengikutsertakan produk UMKM Batang dalam pameran bertaraf internasional.
Sumber : Jawa Pos





