spot_img

Produk UMKM Cianjur Jadi Primadona di ASEAN

Radio vintage kayu menjadi salah satu produk unggulan UMKM Cianjur yang menjadi langganan ekspor ke negara ASEAN. (Dok. Faber Instrument Indonesia)
Radio vintage kayu menjadi salah satu produk unggulan UMKM Cianjur yang menjadi langganan ekspor ke negara ASEAN. (Dok. Faber Instrument Indonesia)

SuaraUMKM, Jakarta – Produk unggulan dari UMKM Cianjur menjadi primadona di sejumlah negara di ASEAN seperti Malaysia, Singapura, dan beberapa negara di Eropa. Produk-produk seperti radio antik dan sambal honje, rutin mendapatkan pesanan setiap bulan, terutama dari pasar ASEAN.

Epra Haryono, Kepala Bidang UMKM Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Cianjur, mengatakan bahwa pasar produk unggulan UMKM Cianjur telah mengalami perkembangan yang cukup tinggi dalam beberapa tahun terakhir di negara-negara ASEAN.

“Produk unggulan asal Cianjur banyak diminati di Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan beberapa negara Eropa, terutama produk makanan dan kerajinan tangan seperti radio antik dari Kecamatan Pacet,” kata Epra seperti dilansir dari Antara.

Baca Juga : Produk UMKM Cianjur Mulai Diminati Konsumen di Seluruh Indonesia

Banyak pelaku usaha mikro kecil yang mendapatkan pesanan langsung dari pembeli di negara-negara ASEAN. Pengiriman produk dilakukan menggunakan jasa kargo kecil dan besar yang beroperasi di Cianjur, atau melalui pelaku usaha ekspor impor yang beroperasi di Indonesia seperti Sarinah.

Dinas Koperasi UMKM Cianjur telah memfasilitasi pelaku UMKM dengan perusahaan yang bergerak di bidang ritel dan perdagangan, sehingga pemasaran produk hingga ke negara tetangga dan Eropa menjadi lebih mudah karena pelaku usaha hanya perlu menitipkan barang yang mereka produksi.

“Ketika menggunakan jasa ritel produk unggulan seperti sambal honje dari pelaku UMKM di Kecamatan Cianjur dan radio antik hasil karya pelaku UMKM di Kecamatan Pacet, menjadi produk favorit di pasar ASEAN yang setiap bulan mendapat pesanan hingga ratusan buah,” kata Epra.

Baca Juga : Travelin Fest 2023 Hadirkan Produk UMKM Bogor di Bandara Soetta

Tingginya pemesanan yang diterima oleh pelaku UMKM dari pasar ASEAN, Diskoperindag Cianjur secara rutin memberikan pelatihan dan pendidikan dalam pemasaran kepada para pelaku usaha di Cianjur, sehingga mereka dapat dengan mudah mencari pasar hingga ke luar negeri.

BACA JUGA :  CEF 2023 Hasilkan Rp1,2 Miliar Dari Transaksi Produk UMKM

Diskoperindag Cianjur akan terus memberikan pelatihan dan pendidikan bagi pelaku UMKM di Cianjur, agar produk mereka semakin dikenal dan dapat memasuki pasar di tingkat nasional maupun mancanegara, termasuk ASEAN.

“Tahun ini, pelatihan dan pendampingan bagi pelaku UMKM di Cianjur, dalam memasarkan produk melalui daring akan mendapat dukungan dari perusahaan ritel dan perdagangan dengan skala internasional seperti BUMN Sarinah dan jasa ekspor impor lainnya,” kata Epra.

Sumber : Kompas

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Cara Membuat Tujuan Bisnis 1 Tahun yang Realistis

SuaraUMKM, Jakarta - Memiliki tujuan bisnis penting bagi setiap...

Dari “Yang Penting Jualan” Menjadi Bisnis yang Punya Strategi

SuaraUMKM, Jakarta - Banyak UMKM memulai usaha dengan prinsip...

Cara Membuat Business Plan UMKM dalam 1 Lembar

SuaraUMKM, Jakarta - Mendengar kata “business plan”, sebagian pelaku...

Setelah Business Check Up, Apa yang Harus Diperbaiki? Kenali Strategi 5P untuk UMKM

SuaraUMKM, Jakarta - Setelah melakukan Business Check Up, mungkin...