spot_img

Sebanyak 56 UMKM Asal Bandung Yang Lolos Seleksi Untuk Mengikuti UMKM Week 2022 Di BeachWalk

Sebanyak 56 UMKM Asal Bandung Yang Lolos Seleksi Untuk Mengikuti UMKM Week 2022 Di BeachWalk, Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – Dinas Koperasi (Diskop) UMKM dan Perdagangan Badung terus melakukan promosi untuk memasarkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di gumi keris.

Bahkan pada akhir tahun atau bulan Desember 2022 mendatang, Diskop UMKM dan Perdagangan akan mengajak UMKM di Badung untuk melaksanakan pameran di BeachWalk pada acara Badung UMKM Week 2022.

Menurut informasi yang didapat, banyak UMKM yang berminat dalam pameran tersebut.

Namun karena keterbatasan tempat, Diskop UMKM dan Perdagangan itu pun melakukan penyaringan secara selektif.

Bahkan untuk UMKM yang sudah sering difasilitasi mengikuti pameran tidak bisa ikut.

Kadis Koperasi, UMKM dan Perdagangan Badung, I Made Widiana yang dikonfirmasi Jumat 25 November 2022 tak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengaku UMKM Week ini dilaksanakan untuk melakukan promosi pada produk UMKM yang ada di Badung.

“Kita akan lakukan pameran di BeachWalk pada awal Desember 2022 nanti,” kata Widiana.

Dijelaskan, pelaksanaan pameran pada Badung UMKM Week akan dilakukan selama dua minggu.

Namun semua itu dibagi menjadi dua Batch, yakni Batch 1 dilaksanakan satu minggu dan batch 2 dilaksanakan satu minggu setelahnya.

“Jadi Batch 1 dilakukan pada 5 – 11 Desember 2022. Setelah itu Batch 2 dilaksanakan pada 19-25 Desember 2022,” bebernya sembari mengatakan setiap batch ada sebanyak 28 UMKM yang akan melakukan pameran

Lebih lanjut dijelaskan, nantinya akan ada 56 UMKM yang akan melakukan pameran.

Namun yang sudah melakukan pendaftaran sudah ada sebanyak 120 UMKM.

Oleh karena keterbatasan tempat, pihaknya pun telah melakukan kegiatan kurasi.

“Jadi kita harapkan yang sudah sering kita fasilitasi dalam berjualan, untuk bisa memberikan kesempatan kepada UMKM yang baru. Dengan begitu, mereka bisa  memperkenalkan produk-produk UMKM mereka,” harapnya

BACA JUGA :  Menparekraf Sandiaga Uno Perkenalkan Sistem 3G Dalam Pengembangan UMKM Di Pangkalpinang

“Produk mereka diterima tidak oleh masyarakat, ini yang penting. Jadi yang sebelumnya sudah sering pameran, kami rasa sudah memiliki bangsa pasar. Sehingga bagi yang baru ini, yang perlu kita carikan bangsa pasar,” Sabungnya.

Disinggung apakah semua UMKM yang dipilih merupakan UMKM Badung saja? Wijana mengaku persyaratan yang ditentukan sudah jelas yakni UMKM yang ber-KTP Badung.

Menurutnya ada beberapa kriteria UMKM yang akan diajak pameran yakni melihat jenis produknya.

“Jadi yang kita ajak dalam pameran yang menghasilkan produk, fashion dan aksesoris, kerajinan atau craft, produk spa, dekorasi dan perlengkapan rumah ( home living) dan Makanan dan minuman dalam kemasan,” imbuhnya.

Sumber Informasi : Tribunnews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Dorong Kedaulatan Ekonomi Rakyat, BRI Menara BRILiaN Berpartisipasi di Seminar Nasional Kopdes Merah Putih

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui...

Jumat Berkah, BRI BO Gatot Subroto Tebar 90 Paket ke Panti Asuhan Khoirul Ittihad Jakarta

JAKARTA - Semangat berbagi kembali digaungkan BRI. Kali ini...

Wawasan Nusantara: Panduan Lama untuk Tantangan Baru

Penulis : Daffa Atha Zafran Mahasiswa Program Studi Ilmu komunikasi...

International Webinar 2026 Bahas Dampak Geopolitik Global terhadap Pertumbuhan Bisnis Dalam Negeri

Bandung, 9 Juni 2026 — Perubahan geopolitik global kini...