spot_img

Program Beli Kreatif Berhasil Tingkatkan Omzet Penjualan Ratusan Pelaku UMKM Sumsel

Program Beli Kreatif Berhasil Tingkatkan Omzet Penjualan Ratusan Pelaku UMKM Sumsel, Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – Sebanyak 200 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Sumatera Selatan mengalami kenaikan omset setelah mengikuti program Beli Kreatif Sumsel dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif  selama tiga bulan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno saat menutup Program Beli Kreatif Sumatera Selatan di Palembang Trade Center, Palembang, Sabtu, mengatakan ratusan pelaku UMKM bidang kriya, kuliner dan fesyen ini terdata mengalami kenaikan omset rata-rata 89,5 persen dibandingkan sebelum mengikuti program.

Dalam program yang berlangsung sejak September itu, ke-200 UMKM ini total mempekerjakan 458 tenaga kerja.

“Bisa saya katakan, program Beli Kreatif Sumsel ini berhasil, tak sia-sia kami menunjuk Sumsel sebagai salah satu daerah penyelenggara di Sumatera setelah tahun lalu di Sumut,” kata Sandiaga.

Ia mengatakan Kemenparekraf menilai Beli Kreatif ini sangat tepat diterapkan bagi pelaku UMKM di Sumsel karena daerah ini memiliki beragam jenis produk kain khas hingga kuliner.

Para pelaku UMKM didampingi dan dilatih agar produk-produknya memiliki daya saing. Selain itu, Kemenparekraf bekerja sama dengan Pemprov Sumsel, Bank Indonesia dan lokapasar membukakan akses pasar ke mereka.

Tak mengherankan kini 30 brand lokal asal Sumsel sudah ditemukan di sejumlah marketplace ternama seperti Tokopedia dan Shopee.

Program ini pun sejalan dengan program yang dicanangkan Presiden Joko Widodo yakni Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia.

Melalui program ini pula, negara berkeinginan mendorong sektor UMKM kembali bangkit setelah sempat dihantam pandemi.

“Indonesia bahkan sempat diprediksi IMF bakal mengalami pertumbuhan ekonomi di bawah 5,0 persen tapi faktanya pada triwulan II justru mencetak 5,72 persen,” kata dia.

Salah satu yang berkontribusi sebagai penopangnya yakni sektor UMKM, yang mana sebanyak 60,5 persen PDB berasal dari sektor ini, plus penyerapan tenaga kerja 96,9 persen, investasi 61 persen.

BACA JUGA :  Sebanyak 400 Produk Pelaku UMKM Kabupaten Situbondo Mendapatkan Sertifikasi Halal Secara Gratis

Walau sektor UMKM terus bertumbuh, akan tetapi produk yang sudah masuk katalog di marketplace sementara mencapai 20 juta, sementara target Presiden Jokowi mencapai 30 juta hingga akhir 2023. “Artinya semua pihak harus gerak cepat,” kata Sandiaga.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengucapkan terima kasih atas terpilihnya Sumsel sebagai daerah penyelenggara program Beli Kreatif ini.

Pemprov berharap program ini dapat berkesimbungan sehingga ekosistem UMKM di Sumsel semakin melebar.

“Dengan menjual produk lokal ini diharapkan semakin menyejahterakan rakyat Sumsel,” kata dia.

Sumber Informasi : Antaranews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Logo UMKM Bukan Sekadar Gambar:7 Prinsip Dasar Agar Brand Melekat di Ingatan Konsumen

Penulis: Eri Febriyanti Logo UMKM sering dianggap sekadar gambar penghias...

Bagaimana UMKM Bisa Menang di Pasar Digital dengan Strategi Visual yang Cerdas

Penulis : Nata Syafa Lena Dalam arus deras informasi digital...

Visual dan Marketing TikTok Shop sebagai Strategi Anak Desain untuk UMKM

Penulis: Nadya Safwah Priadi Perkembangan e-commerce berbasis media sosial menjadikan...

Jangan Asal Bungkus! Tips dan Trik Desain Kemasan agar Produk UMKM Laris Dilirik

Penulis: Salsabila Khairunnisa Di tengah persaingan produk UMKM yang semakin...