spot_img

Digifest east java dilegar, berikan edukasi bagi UMKM jawa timur tentang digitalisasi IKM dan startup serta berikan tips dalam menghadapi industri 4.0

Digifest east java dilegar, berikan edukasi bagi UMKM jawa timur tentang digitalisasi IKM dan startup serta berikan tips dalam menghadapi industri 4.0, sumber : suaraUMKM

SuaraUMKM, Jakarta – Perkembangan teknologi kearah digital semakin pesat. Teknologi terus bergerak, tidak ada pilihan selain menguasai dan mengendalikan teknologi agar memberi manfaat yang besar.

Dalam upaya meningkatkan para pelaku Industri, memasuki era revolusi dan membangun sinergitas antara pelaku industri, Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan, UPT.Pengembangan Mutu Produk Industri dan Teknologi kreatif malang menyelenggarakan Digital Festival.

Acara yang di gelar pada hari Senin (26/09/22) pada pukul 09.00 di balai Pertiwi Universitas Ma Chung jalan Villa Puncak Tidar Blok N No 1, Doro, karangwidoro, Kec.Dau, Kabupaten Malang disambut antusias oleh pelaku industri.

Acara ini di dukung oleh BPR, Tokopedia sebagai narasumber yang memberikan edukasi kepada anak-anak dan pelaku industri yang ingin memasarkan produknya ke tokopedia untuk dipasarkan.

“Event ini sangat bagus apalagi di era digital, pastinya kita akan suport melalui aplikasi Tokopedia. Secara digital, tokopedia membuka akses pemasaran. Kami juga memiliki user kurang lebih 130 juta. Dari teman-teman IKM jika mau berjualan di tokopedia maka peluang pasarnya sudah pasti terbuka.” ujar Mohammad Arif Fadli sebagai perwakilan dari tokopedia.

“Kita juga ada grup Wa buat teman-teman yang mau bergabung maksimal 1 bulan. Selanjutnya kita arahkan ke komunitas. Biar bisa saling belajar berinteraksi, sosial dengan sesama penjual atau seller tokopedia.” jelasnya kepada awak media Analisa Post usai talk show dilaksanakan.

Dengan adanya Digital Festival, Tokopedia sebagai layanan E-commerce melalui aplikasi seluler dan desktop, mampu meningkatkan perekonomian Indonesia dengan 865 jt produk yang terdaftar di platform.

Setelah kegiatan selesai, dilanjut dengan berkeliling melihat produk lokal masyarakat yang di display distand terdiri dari kopi, kripik dll. Terlihat sangat jelas antusiasnya peserta cukup tinggi.

BACA JUGA :  Kurangnya Kesadaran Dan Literasi Pelaku UMKM Kabupaten Kotim Dalam Mengurus Sertifikasi Halal

Sumber informasi : analisaspot

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Logo UMKM Bukan Sekadar Gambar:7 Prinsip Dasar Agar Brand Melekat di Ingatan Konsumen

Penulis: Eri Febriyanti Logo UMKM sering dianggap sekadar gambar penghias...

Bagaimana UMKM Bisa Menang di Pasar Digital dengan Strategi Visual yang Cerdas

Penulis : Nata Syafa Lena Dalam arus deras informasi digital...

Visual dan Marketing TikTok Shop sebagai Strategi Anak Desain untuk UMKM

Penulis: Nadya Safwah Priadi Perkembangan e-commerce berbasis media sosial menjadikan...

Jangan Asal Bungkus! Tips dan Trik Desain Kemasan agar Produk UMKM Laris Dilirik

Penulis: Salsabila Khairunnisa Di tengah persaingan produk UMKM yang semakin...