
SuaraUMKM, Jakarta – Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah setempat mengadakan pelatihan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah tentang pemasaran produk di era digital.
Kepala Bidang Perindustrian Dinas UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bantul Tunik Wusri Arliani di sela pelatihan di Bantul, Senin, mengatakan, jumlah peserta pelatihan tentang pemasaran digital ini sejumlah 20 pelaku UMKM anggota Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bantul.
“Pelatihan ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran di era digital. Harapan kami materi yang menarik ini bisa langsung diimplementasikan dan semoga pelatihan ini manfaatnya bisa dirasakan semua peserta,” katanya.
Dia menyebutkan, peserta pelatihan tersebut sebagian produknya sudah terdisplay di showroom atau ruang pamer Dekranasda Bantul, seperti makanan, fesyen, dan kriya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Bantul Emi Masruroh Halim mengatakan, pelatihan pemasaran di era digital ini diharapkan bisa diikuti dari awal sampai akhir selama tiga hari.
“Semoga pelatihan pemasaran digital ini bermanfaat untuk dipraktekkan pada usaha UKM. Ilmu pemasaran ini sama seperti mengendarai kendaraan, awalnya akan kesulitan tapi kelamaan akan menjadi ahli dengan sendirinya,” katanya.
Sebelumnya Kepala Dinas UKM, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Agus Sulistiyana juga mengatakan, dalam mendorong para pelaku ekonomi kreatif Bantul agar produknya bisa bersaing dengan produk daerah lain di antaranya dengan memfasilitasi dalam kegiatan pameran.
“Kemudian melakukan pelatihan ‘levelling’, pelatihan levelling itu mengangkat bagi UKM-UKM yang levelnya masih menengah bisa ke atas, jadi naik kelas. Selain itu juga kemitraan, misalnya IKM (industri kecil menengah) yang sukses kami ajak kolaborasi dengan IKM di bawahnya,” katanya.
Sumber Informasi : Antaranews.com





