
SuaraUMKM, Jakarta – Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Bekasi melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kelembagaan Potensi dan Pengembangan Usaha Mikro pada Senin (07/06) di Hotel Grand Zuri, Kota Jababeka.
Kegiatan tersebut juga sekaligus merekrut 12 orang pendamping untuk program UMKM Beken yang akan mendampingi UKM start-up rintisan agar dapat berusaha dengan baik, demikian dijelaskan oleh Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna.
Baca Juga : Ini Program Pemkab Bekasi dalam Mendukung Kemajuan UMKM
“Ya kegiatan ini untuk merekrut para pendamping yang akan mendampingi UKM start up rintisan kita dalam program UMKM Beken, sampai mereka bisa berusaha dengan baik,” jelas Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Bekasi, Iyan Priyatna.
Iyan menjelaskan bahwa UMKM Beken merupakan program peningkatan kemampuan kapasitas pelaku usaha kecil dan menengah agar dapat menjadi mandiri. Program ini juga bertujuan agar pelaku usaha dapat menjawab tantangan dunia usaha yang semakin kompetitif di masa depan.
Baca Juga : Uniknya Ramadhan Sregep Babelan, Berburu Takjil Sambil Urus Dokumen
“Program UMKM Beken ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan kapasitas UMKM start-up kita melalui pengembangan soft skill, mulai dari fasilitas permodalan hingga pemasaran. Dengan demikian, para pelaku usaha dapat menjadi UKM yang mandiri dan kompetitif dalam menghadapi dinamika usaha yang ada,” jelas Iyan.
Kehadiran para pendamping diharapkan dapat memantau dan mengarahkan kinerja UKM rintisan Dinas Koperasi UKM Kabupaten Bekasi sehingga dapat lebih eksis, terus berkembang, serta memberikan kontribusi dalam pemulihan perekonomian daerah pasca pandemi Covid-19.
“Harapan kami, kedepannya UKM start-up kita dapat naik kelas,” tambah Iyan.
Sumber : Diskominfo Kab. Bekasi





