
SuaraUMKM, Jakarta – Para pelaku UMKM di Kec. Babelan, Kabupaten Bekasi, mulai memanfaatkan peluang meningkatkan omzet di bulan Ramadhan. Mereka membuka bazar di acara Ramadhan Sregep (Satukan Ritme Gebyar Pelayanan) yang digelar di pelataran Masjid Jami Al-Ittihad, Kampung Penggilingan, Kelurahan Kebalen, pada Rabu (05/04).
Ketua Forum UMKM Kecamatan Babelan, Agung, mengungkapkan bahwa dalam program Ramadhan Sregep, selain tersedia gerai-gerai pelayanan dari lintas perangkat daerah, pihaknya juga membuka stan produk kebutuhan Ramadhan untuk para pengunjung.
“Sambil mengurus dokumen di sini, pengunjung juga bisa membeli takjil untuk buka puasa,” katanya.
Baca Juga : Ini Program Pemkab Bekasi dalam Mendukung Kemajuan UMKM
Sebanyak 9 pelaku usaha dari wilayah Kecamatan Babelan turut serta memasarkan produk mereka di acara Ramadhan Sregep. Ada juga stan UMKM dari ibu-ibu TP-PKK Kelurahan Kebalen yang menyediakan berbagai jenis makanan ringan, minuman, perlengkapan aksesoris, dan kain batik Babelan.
Meski hanya 9 pelaku usaha yang ikut serta dalam acara tersebut, Agung menyebutkan bahwa jumlah UMKM di Kecamatan Babelan mencapai 180 orang, dan seluruhnya telah terdaftar dan memiliki legalitas.
Baca Juga : Ratusan UMKM Jawa Barat Diberi Beasiswa Pendampingan Usaha
Menurut Agung, legalitas merupakan hal yang terpenting dalam pengembangan UMKM. Pihaknya mendorong untuk mendaftar, baik itu NIB, IUMK, SIUP, dan lainnya.
“Karena sekarang kalau ga ada legalitas, masyarakat juga kurang percaya,” imbuhnya.
Bagi para pelaku usaha yang telah tergabung di Forum UMKM Kecamatan Babelan, Agung mengatakan bahwa pihaknya akan terus mengikuti pelatihan baik yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi maupun secara internal forum.
“Melalui pelatihan, mereka akan mendapat wawasan tentang pengemasan produk dan inovasi lainnya. Tapi tidak menutup kemungkinan bagi pelaku usaha yang baru memulai juga diperbolehkan untuk bergabung,” pungkasnya.
Sumber : Diskominfo Kab. Bekasi





