
SuaraUMKM, Jakarta – Salah satu langkah penting yang perlu dilakukan oleh seorang pelaku UMKM sebelum memulai usahanya adalah membuat perencanaan bisnis atau business plan. Agar usaha bisa berjalan lancar dan sukses tentunya membutuhkan perencanaan yang matang. Pemilik bisnis dengan perencanaan melihat pertumbuhan 30% lebih cepat daripada mereka yang tidak memiliki business plan, dan 71% dari bisnis yang tumbuh cepat memiliki adalah mereka yang memiliki business plan.
Menurut Hisrich dan Peter yang merupakan ahli dalam bidang kewirausahaan, menyebutkan bahwa business plan adalah sebuah dokumen, yang menjadi hal yang penting sebelum memulai sebuah bisnis, di mana di dalamnya terdapat beberapa aspek eksternal dan internal yang terkait dengan operasional usaha yang dijalankan.
Dr. Faransyah Agung Jaya atau Coach Faran yang merupakan Doktor di bidang kewirausahaan digital juga menekankan pentingnya business plan untuk kenaikan kelas dan keberlanjutan usaha dari UMKM. Dalam channel Youtube terbaru beliau yakni Coach Faran Academy topik business plan bahkan menjadi bahasan awal yang penting bagi keberlanjutan usaha pelaku UMKM.
Baca Juga : Youtube Channel Coach Faran Academy Resmi Meluncur, Bagikan Tips Bermutu Untuk UMKM
Sesuai dengan pembahasan kali ini, inilah alasan mengapa rencana bisnis atau business plan sangat penting bagi UMKM :
Untuk Mengawali Sebuah Usaha/Bisnis
Susunlah rencana usaha atau bisnis Anda secara detail. Semakin detail Anda dalam membuat rencana bisnis, maka akan semakin membuktikan bahwa bisnis Anda adalah bisnis yang serius dan terarah sehingga semakin mudah menjalankan roda bisnis. Dengan sebuah rencana bisnis yang baik, kesempatan dan peluang Anda untuk mengembangkan dan menumbuhkan bisnis UMKM akan semakin besar.
Untuk Menetapkan Tujuan dan Tolok Ukur Bisnis
Tanpa rencana bisnis, tujuan bisa sering hilang arah tanpa banyak alasan kuat dibaliknya. Itu satu hal yang pasti. Memiliki rencana bisnis dapat membantu membuat tolok ukur tersebut tentunya sangat penting bagi pelaku UMKM. Rencana ini juga dapat membantu pemilik usaha dari UMKM tetap bertanggung jawab terhadap visi dan strategi jangka panjang dan mendapatkan pemahaman tentang bagaimana strategi yang dibuat berjalan dari waktu ke waktu.
Baca Juga : Survei, 70% UMKM di Indonesia Masih Kesulitan Memasarkan Produk
Untuk Memahami Pasar Bisnis
Pasar bisnis bisa menjadi hal yang sulit bagi pelaku UMKM terutama bagi mereka yang baru pertama kali terjun memulai usaha. Memahami pasar bisnis sangat penting dengan membuat business plan dapat membantu lebih memahami persaingan dan pasar UMKM secara lebih luas. Selain itu bakal menjelaskan tren dan preferensi konsumen, potensi gangguan, dan insight lain yang tidak selalu terlihat dengan jelas sebelumnya. Saran penulis bagi para pelaku UMKM untuk terlebih dahulu mempelajari mengenai hal ini atau meminta saran dari inkubator bisnis seperti Wiranesia.
Mencari Sumber Dana
Manfaat selanjutnya dari dari rencana bisnis adalah untuk mendatangkan investor yang akan memodali bisnis Anda sebagai pelaku UMKM. Secara tidak langsung, rencana bisnis tersebut adalah proposal atau dokumen untuk mendapatkan sumber pendanaan. Seperti halnya Anda mungkin pernah mendengar istilah pitching dari yang startup lakukan untuk mendapatkan suntikan dana dari investor. Hal yang sama juga dengan business plan yang Anda buat. Sumber dana di sini bisa juga dari pribadi, perbankan atau modal ventura.
Untuk Mengurangi Risiko
Sebagai pelaku UMKM, Anda tentunya sadar harus berhadapan dengan risiko setiap hari. Bisnis selau berhadapan dengan risiko dan ini bisa membawa kepada kegagalan. Risiko itu akan menjadi jauh lebih mudah dikelola jika ada rencana bisnis yang dibuat dengan baik. Menyusun proyeksi pendapatan dan pengeluaran, merancang aspek logistik dan rencana operasional, dan memahami pasar dan analisis kompetitif dapat membantu mengurangi faktor risiko. Memiliki business plan memungkinka Anda untuk membuat keputusan yang lebih baik dan bijaksana untuk kelangsungan bisnis yang dijalankan.
Baca Juga : Coach Faran dari Wiranesia Ungkap Masalah Serius UMKM di Indonesia
Memprediksi Masa Depan
Kegunaan berikutnya dari business plan yaitu untuk memberi prediksi masa depan bisnis Anda sebagai pelaku UMKM. Tentu saja ketika Anda menyusun rencana bisnis, Anda akan membuat gambaran baik jangka pendek, menengah dan panjang bagi bisnis Anda. Untuk yang baru memulai usaha bisa memulainya dari jangka pendek. Misalnya Anda menentukan apakah akan menjadi produsen atau reseller. Menjadi produsen tentunya butuh modal dan sebaliknya menjadi reseller modalnya minimal. Pilih yang mungkin bisa Anda jalankan dengan apa yang Anda punya. Dengan demikian usaha atau bisnis yang Anda jalankan bisa diprediksikan karena mengerti mau ke mana arahnya.
Untuk Menaikkan Level Bisnis
Terakhir, kegunaan dan manfaat dari rencana bisnis adalah adanya kesempatan untuk menaikkan level bisnis Anda ke tingkat yang lebih baik. Sebagai informasi, ada 66 juta usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia yang mencakup 99,99 persen pelaku usaha di Indonesia tidak pernah naik kelas selama 1 dekade terakhir. Tentu data ini bisa jadi perhatian Anda. Oleh karena hal itu, pertama-tama tentu yang paling penting dari rencana bisnis yang UMKM buat adalah tahu ada di mana level bisnisnya saat ini. Setelah mengetahui posisinya maka UMKM bisa menentukan skala prioritas agar naik kelas.





