
SuaraUMKM, Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (AKUMANDIRI), Hermawati Setyorinny, mengungkapkan bahwa banyak pelaku UMKM yang beralih ke pinjaman online atau pinjol.
Menurut Hermawati, ini disebabkan oleh prosedur dan persyaratan yang ditetapkan oleh masing-masing bank yang dianggap menyulitkan, salah satunya adalah penerapan analisis kredit yang diberlakukan secara umum, tidak khusus kepada pelaku UMKM.
“Sekarang justru masyarakat mencari alternatif lain melalui pinjol, karena kemudahan yang diberikan. Dari yang saya pelajari, pelaku UMKM bisa mengajukan pinjaman lagi sebelum pelunasan. Ini sebenarnya kan menjerat mereka,” ujar Hermawati dalam program Market Review IDXChannel di Jakarta, Selasa (7/2/2023).
Baca Juga : KUR yang Bantu Mensejahterakan UMKM Tapi Sulit Didapatkan
Menurutnya, Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang telah diluncurkan oleh pemerintah masih belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pelaku UMKM.
Persyaratan dan prosedur yang berbeda-beda antar bank, serta penerapan analisis kredit yang umum dan tidak khusus pada pelaku UMKM, menjadi kendala yang dihadapi oleh para pelaku usaha kecil.
Hermawati juga mengungkapkan bahwa masih ada beberapa bank yang menetapkan jaminan kepada UMKM, padahal jaminan tidak lagi dibebankan sesuai persyaratan. Hermawati berharap, OJK melakukan pengawasan terhadap bank agar analisis kredit yang diberikan tidak memberatkan UMKM.
Baca Juga : 80% UMKM Belum Punya Akses ke Perbankan
“Negara seharusnya tidak hanya melakukan program, tapi juga melakukan pengawasan perbankan melalui OJK,” tambah Hermawati.
Hermawati juga berharap pemerintah dapat memberikan literasi keuangan yang berdampak kepada para pelaku UMKM, sehingga mereka dapat memahami persyaratan yang dibutuhkan untuk mengajukan dan mengelola KUR.
Langkah ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk memilih opsi pinjaman yang tepat, serta meminimalisir risiko terjerat dalam pinjaman online yang seringkali memberikan suku bunga yang tinggi dan merugikan para pelaku usaha kecil.
Sumber : IDX Channel





