spot_img

Asosiasi Industri UMKM Minta Solusi Imbas Kerugian Pembatalan Piala Dunia U-20

Ketum PSSI Erick Thohir, Menpora Zaenuddin Amali, dan CEO JUARAGA Mochtar Sarman dalam peluncuran resmi produk Piala Dunia U-20. (Dok. PSSI)
Ketum PSSI Erick Thohir, Menpora Zaenuddin Amali, dan CEO JUARAGA Mochtar Sarman dalam peluncuran resmi produk Piala Dunia U-20 pada 8 Maret 2023. (Dok. PSSI)

SuaraUMKM, Jakarta – Asosiasi Industri UMKM Indonesia (Akumandiri) telah mengusulkan agar merchandise buatan Indonesia dapat digunakan sebagai merchandise Piala Dunia U-20 di negara tuan rumah pengganti.

Usulan ini disampaikan oleh Ketua Umum Akumandiri, Hermawati Setyorinny, pada saat isu bahwa Piala Dunia U-20 di Indonesia dibatalkan.

“Bagaimana agar produk-produk atau merchandise dari Indonesia tetap digunakan sebagai merchandise U20 di negara tuan rumah pengganti Indonesia,” kata Hermawati Setyorinny dalam keterangan resminya pada Kamis (30/3/2023).

Baca Juga : Produksi Produk Resmi Piala Dunia U-20 2023 Libatkan UMKM Lokal

Namun, FIFA baru-baru ini telah mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Dibatalkannya acara ini tentu saja memberikan kerugian bagi perusahaan yang ditunjuk untuk memproduksi merchandise resmi event tersebut.

PT Juara Raga Adidaya (Juaraga) dan UMKM sebagai mitra perusahaan tersebut adalah perusahaan yang resmi ditunjuk. Perusahaan tersebut sudah mulai memproduksi merchandise untuk menyambut Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Baca Juga : Demi Melindungi UMKM, Impor Pakaian dan Sepatu Bekas Akan Dilarang

Meskipun demikian, Hermawati belum bisa menghitung berapa banyak kerugian yang dialami oleh pelaku usaha akibat dibatalkannya acara ini.

“Belum bisa dihitung ya, yang pasti banyak dan yang rugi tidak hanya material saja, tapi inmaterial juga,” ungkapnya.

Hermawati sangat kecewa dengan keputusan pembatalan tersebut. Namun, ia hanya bisa menerima keputusan yang ada. Akumandiri berharap diberikan solusi dalam mengatasi dampak kerugian baik materi/nonmateri akibat pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia.

“Saya berharap ada solusi dari PSSI, kementerian terkait, dan pelaku kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah, termasuk FIFA dalam kendala tersebut,” ujarnya.

Sumber : Bisnis.com

BACA JUGA :  BRI Cabang Rantepao Dorong Digitalisasi UMKM Dengan Memaksimalkan Penggunaan Cashless
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Perkuat Sektor UMKM, Pemkot Bengkulu Bagikan 50 Meja Portabel

BENGKULU - Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan...

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Mizan Amanah

JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi...

Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj Gelar Expo UMKM Terintegrasi Manasik Haji

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal...

BRI BO BRIlian Kunjungi Merchant, Penetrasi Pengunaan Mesin EDC

JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia Branch Office Menara BRILiaN...