
SuaraUMKM, Jakarta – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Pekalongan di bawah naungan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM setempat kembali menggelar monitoring beberapa UMKM binaannya pada Kamis sore (16/3/2023).
Kegiatan ini dilakukan setelah sempat vakum selama pandemi Covid-19. Lokasi yang dikunjungi antara lain adalah Kavera Crochet dan Kraka Ecoprint.
Kegiatan ini adalah kolaborasi dari beberapa instansi, seperti Dinas Komunikasi dan Informatika, Bappeda, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan.
Baca Juga : Program Jawara UMKM Solo Siap Dampingi UMKM Naik Kelas
Ketua Dekranasda Kota Pekalongan, Inggit Soraya menyampaikan bahwa kegiatan ini selain untuk menjalin silaturahmi, juga menjadi ajang sharing dan memberikan motivasi bagi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Usai melakukan monitoring di Kavera Crochet dan Kraka Ecoprint, Inggit menilai perkembangan usaha kedua UMKM tersebut semakin meningkat. Pelaku usaha juga sudah mulai memberdayakan warga sekitar dengan memberikan latihan keterampilan secara gratis.
“Saya sangat senang melihat cara mereka menggembangkan usahanya, bisa dilihat dari macam produk yang semakin banyak dan menarik. Terus tidak hanya berhenti disini, mereka juga membagikan ilmu keterampilan kepada masyarakat sekitar, sangat luar biasa,” ujarnya.
Baca Juga : National Halal Fair Resmi Digelar, Dukung Kembangkan UMKM Halal
Sementara itu, Kabid Perdagangan, Dindagkop-UKM Kota Pekalongan, Junaenah mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan motivasi dan pendampingan bagi UMKM binaan Dekranasda Kota Pekalongan.
Menurutnya, kedua UMKM yang dipantau sangat potensial dan semangat pelaku usahanya luar biasa antusiasnya. Awalnya hanya merupakan hobi, namun kini mereka sudah bisa menghasilkan produk dan bahkan memiliki showroom sendiri.
Sumber : Japos.co





