spot_img

Dukung Jakpreneur Binaan, Pemkot Jakarta Utara Siapkan Pendampingan

Sebanyak 42.774 Jakpreneur tercatat aktif menjalankan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta Utara. Pemkot Jakarta Utara terus berupaya agar Jakpreneur binaannya tersebut naik kelas. (Dok. Kominfotik Jakarta Utara)
Sebanyak 42.774 Jakpreneur tercatat aktif menjalankan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Jakarta Utara. Pemkot Jakarta Utara terus berupaya agar Jakpreneur binaannya tersebut naik kelas. (Dok. Kominfotik Jakarta Utara)

SuaraUMKM, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara terus mendorong peningkatan kualitas produk Jakpreneur binaannya dengan pendampingan. Bagi Anda yang belum tahu, Jakpreneur merupakan wadah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin memajukan usahanya di DKI Jakarta.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, menegaskan bahwa saat ini pihaknya sedang menggodok peningkatan kualitas produk Jakpreneur. Hal ini dilakukan agar dapat memiliki rasa dan kemasan yang menarik untuk dipasarkan.

“Semua bertujuan meningkatkan kualitas, sehingga bisa bermuara pada peningkatan pemberdayaan ekonomi di Jakarta Utara,” ujarnya.

Baca Juga : Program Jakpreneur Terus Berlanjut, Kini Ada 18 Ribu Wirausaha Baru

Wawan menuturkan bahwa peningkatan kualitas produk Jakpreneur diperlukan agar memiliki ciri khas ketika dijajakan dalam berbagai kegiatan bazar. Ia mencontohkan produk yang ada di Sudin di mana masing-masing memilik ciri yang berbeda.

“Contohnya Jakpreneur di Sudin KPKP, produknya nanti berciri bidang kelautan dan pertanian. Begitu pula dengan produk Jakpreneur di Sudin Pakrekraf, memiliki ciri suvenir khas Jakarta Utara,” tuturnya.

Baca Juga : 50 UMKM Binaan JakPreneur Hadir di SME Creative Festival Angkasa Pura II

Selain itu, Wawan juga meminta seluruh Jakpreneur untuk memiliki QRIS Bank DKI. Dengan memiliki QRIS Bank DKI, di setiap kegiatan bazar, transaksi jual beli sudah bisa menggunakan metode non-tunai. Menurut Wawan, para pelaku usaha harus sudah berkembang.

“Kita harus sudah berkembang dalam semua metode. Mulai media penjualan, kemasan hingga cara pembayaran,” pungkasnya.

Sumber : Akurat.co

BACA JUGA :  Dukung pemodalan UMKM, Bank Kalteng luncurkan Kredit UMKM Berkah
spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

5P Strategy: Cara Sederhana Menyusun Strategi Bisnis UMKM

Suaraumkm, Jakarta - Setelah mengetahui kondisi bisnis melalui Business...

5 Kesalahan Pola Pikir yang Sering Menghambat UMKM Naik Kelas

Membangun bisnis bukan hanya soal modal, produk, dan pemasaran....

SWOT Analysis untuk UMKM: Cara Sederhana Menentukan Strategi Bisnis

SuaraUMKM, Jakarta - Ketika ingin mengembangkan bisnis, pemilik UMKM...

Cara Membuat Tujuan Bisnis 1 Tahun yang Realistis

SuaraUMKM, Jakarta - Memiliki tujuan bisnis penting bagi setiap...