
SuaraUMKM, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara terus mendorong peningkatan kualitas produk Jakpreneur binaannya dengan pendampingan. Bagi Anda yang belum tahu, Jakpreneur merupakan wadah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ingin memajukan usahanya di DKI Jakarta.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakarta Utara, Wawan Budi Rohman, menegaskan bahwa saat ini pihaknya sedang menggodok peningkatan kualitas produk Jakpreneur. Hal ini dilakukan agar dapat memiliki rasa dan kemasan yang menarik untuk dipasarkan.
“Semua bertujuan meningkatkan kualitas, sehingga bisa bermuara pada peningkatan pemberdayaan ekonomi di Jakarta Utara,” ujarnya.
Baca Juga : Program Jakpreneur Terus Berlanjut, Kini Ada 18 Ribu Wirausaha Baru
Wawan menuturkan bahwa peningkatan kualitas produk Jakpreneur diperlukan agar memiliki ciri khas ketika dijajakan dalam berbagai kegiatan bazar. Ia mencontohkan produk yang ada di Sudin di mana masing-masing memilik ciri yang berbeda.
“Contohnya Jakpreneur di Sudin KPKP, produknya nanti berciri bidang kelautan dan pertanian. Begitu pula dengan produk Jakpreneur di Sudin Pakrekraf, memiliki ciri suvenir khas Jakarta Utara,” tuturnya.
Baca Juga : 50 UMKM Binaan JakPreneur Hadir di SME Creative Festival Angkasa Pura II
Selain itu, Wawan juga meminta seluruh Jakpreneur untuk memiliki QRIS Bank DKI. Dengan memiliki QRIS Bank DKI, di setiap kegiatan bazar, transaksi jual beli sudah bisa menggunakan metode non-tunai. Menurut Wawan, para pelaku usaha harus sudah berkembang.
“Kita harus sudah berkembang dalam semua metode. Mulai media penjualan, kemasan hingga cara pembayaran,” pungkasnya.
Sumber : Akurat.co





