
SuaraUMKM, Jakarta – Dalam upaya memperkuat semangat inovasi dan kolaborasi di kalangan generasi muda, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Bengkulu (BEM KBM UNIB) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Lentera Youth Empowerment 2025 bertajuk “Empowered in the Digital Era, Together for Indonesia”.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Layanan Terpadu (GLT) Universitas Bengkulu ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, yakni Dr. H. Faransyah Jaya, SE., MSF., ACC., selaku CEO Wiranesia Foundation, dan Hendro Ferdian Junala, Co-Founder Bengkulu Kuek. Acara dipandu oleh Dwi Apriyanti sebagai moderator.
Dengan mengangkat tema “Inovasi Kewirausahaan Digital dan Kolaborasi Generasi Muda untuk Ekonomi Inklusif”, seminar ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus ajakan nyata bagi mahasiswa dan generasi muda untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dalam dunia kewirausahaan.
Selain mendapatkan e-certificate, free snack, dan kesempatan memperoleh doorprize menarik, peserta juga mendapatkan ilmu berharga mengenai digital entrepreneurship dan jejaring baru untuk mengembangkan potensi bisnis di era modern.

Salah satu narasumber utama, Coach Faran, dalam sesi penyampaian materinya menegaskan pentingnya keberanian berinovasi di tengah perubahan cepat dunia digital.
“Anak muda Indonesia harus jadi penggerak, bukan penonton. Era digital membuka peluang luar biasa, tapi hanya akan dimanfaatkan oleh mereka yang mau belajar dan berani mengambil risiko. Inovasi bukan soal siapa yang punya teknologi canggih, tapi siapa yang bisa memberi solusi nyata lewat kreativitas dan kolaborasi,” ujar Coach Faran.
Beliau juga menekankan bahwa membangun ekonomi inklusif berarti membuka kesempatan bagi semua kalangan untuk berpartisipasi dalam pertumbuhan ekonomi digital, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga pelaku UMKM daerah.
Ketua pelaksana kegiatan, Muhammad Farkhan Aqmal, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bentuk nyata komitmen BEM KBM UNIB dalam membangun semangat kolaborasi dan kemandirian generasi muda.
“Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa untuk berani berinovasi, memanfaatkan teknologi, dan menciptakan peluang ekonomi yang inklusif bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Melalui Seminar Nasional Lentera Youth Empowerment 2025, BEM KBM UNIB menunjukkan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang empowered, kreatif, dan kolaboratif. Acara ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memantik semangat baru bagi peserta untuk berkontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang lebih maju di era digital.





