
SuaraUMKM, Jakarta – Pernah mencicipi mie bebek autentik di bawah pohon Matoa besar? Kalau belum, kamu wajib tahu tentang UMAH MATOA, sebuah kedai kuliner unik di Purwokerto yang menyuguhkan sensasi makan tak terlupakan—baik rasa maupun suasana.
Didirikan oleh Sovie Yustiar Briyandini, Umah Matoa bukan hanya soal mie dan bebek. Ini adalah kisah keberanian, tekad, dan cinta terhadap produk lokal yang lahir dari keterbatasan.
“Awalnya Umah Matoa ingin dibangun bareng adik ipar. Tapi ketika beliau tertimpa musibah, saya lanjutkan sendiri pakai dana simpanan. Nggak gampang, tapi keyakinan untuk tetap jalan ternyata membawa keberkahan,” ujar Sovie.

Pelopor Mie Bebek di Purwokerto!
📌 Umah Matoa hadir sebagai pelopor mie bebek di kota yang terkenal dengan soto dan mendoan. Tak hanya inovatif, tapi juga menyuguhkan:
✅ Cita rasa khas, bumbu rempah autentik
✅ Bahan premium, dari bebek pilihan
✅ Porsi besar, harga bersahabat
✅ Spot hidden gem, adem di bawah pohon Matoa
✅ Layanan cepat, baik dine-in maupun delivery
“Bagi kami, makanan bukan sekadar rasa. Tapi pengalaman. Dan Umah Matoa punya itu semua — rasa, suasana, dan cerita,” kata Sovie.

Melejit Jadi Top 350 Nasional
Perjuangan Umah Matoa tak sia-sia. Terpilih sebagai salah satu Top 350 UMKM di PFPRENEUR 2024, usaha ini makin dikenal di kalangan food hunter dan pecinta kuliner lokal.

Coach Faran, Founder Wiranesia Inkubator, mengatakan:
“Umah Matoa adalah contoh nyata UMKM yang tidak hanya bertahan, tapi tumbuh dari keberanian dan keunikan. Di tengah ratusan brand kuliner, mereka berani tampil beda dan itu kekuatannya.”
Target Pasar: Anak Muda Sampai Keluarga Muda
🎯 Usia: 18–40 tahun
📍 Lokasi: Purwokerto dan sekitarnya
🍜 Karakter: Pecinta mie, bebek, hidden gem kuliner, dan pengguna aktif GoFood, GrabFood, ShopeeFood
Meski berada bukan di pinggir jalan, Umah Matoa tak pernah sepi. Buktinya? Banyak pelanggan datang karena penasaran dari rekomendasi mulut ke mulut dan media sosial.

Alamat dan Informasi Pemesanan
📍 Jl. Citrawijaya 312/36, Karangklesem, Purwokerto Selatan – 53144
📱 WA: 0821-3653-2345
📸 Instagram: @umahmatoa
🍴 Order Online di:
Kisah yang Menginspirasi
Banyak usaha kuliner tutup di tahun pertama. Tapi Umah Matoa justru terus tumbuh dan memasuki tahun ke-3. Semua berawal dari keyakinan, bukan modal besar.
“Ini bukan hanya soal mie bebek. Tapi bukti bahwa dari dana simpanan dan keberanian, usaha bisa berdiri dan memberi manfaat. Saya ingin semakin banyak orang mengenal Umah Matoa—dan terinspirasi untuk tidak takut memulai dari kecil,” tutur Sovie.
🌟 UMKM lain, yuk belajar dari Umah Matoa!
Kalau kamu punya usaha penuh cerita dan cita rasa lokal, tampilkan kisahmu di SuaraUMKM.com—karena setiap produk lokal punya potensi jadi legenda.





