
SuaraUMKM, Jakarta – Siapa sangka, sepasang suami istri yang nekat menjual cincin nikah mereka kini bisa menembus pasar ekspor dengan produk lokal berbahan dasar tempe? Di tangan mereka, tempe bukan lagi sekadar makanan rumahan, melainkan simbol perlawanan UMKM terhadap keterbatasan.
Inilah kisah Keripik Tempe H&G, produk unggulan dari PT Kritebar Hage Makmur Indonesia, yang kini menjadi salah satu contoh UMKM binaan Wiranesia Inkubator—dan juga inspirasi bagi ribuan pelaku usaha kecil di Indonesia.

“Kami Cuma Punya Cincin, Tapi Punya Mimpi Lebih Besar”
Tahun 2002, pasangan ini memulai usahanya dengan hanya satu hal: tekad. Tanpa tabungan, tanpa akses pinjaman, mereka menjual cincin pernikahan sebagai modal awal membeli kedelai dan minyak goreng. Dari tungku dapur kontrakan di Magetan, lahirlah Keripik Tempe H&G.
Dengan kemasan daun pisang steril, tanpa pengawet, tanpa plastik, dan cita rasa yang khas, produk ini perlahan-lahan menarik hati konsumen. Bukan hanya karena rasanya, tapi karena nilai di baliknya.

Bukan Sekadar Camilan, Ini Gerakan
Di tengah tren camilan modern dan kemasan plastik, H&G justru melawan arus. Mereka kembali ke akar budaya: bahan alami, teknik pengolahan tradisional, dan kemasan organik.
Tak heran, produk ini menarik perhatian berbagai komunitas pecinta lingkungan, wisatawan, hingga pasar ekspor seperti Malaysia, Korea, dan Singapura.

Kutipan dari Coach Faran, Founder Wiranesia Inkubator
Sebagai bagian dari UMKM binaan Wiranesia Inkubator, H&G mendapat perhatian khusus dari Coach Faran, pelatih UMKM sekaligus pendiri platform pemberdayaan Wiranesia:
“H&G bukan sekadar UMKM, mereka adalah contoh konkret bagaimana daya juang, inovasi berbasis budaya, dan keberanian tampil beda bisa menciptakan pasar sendiri. Inilah wajah UMKM masa depan—yang kuat secara identitas, berkelanjutan secara lingkungan, dan mampu bersaing secara global.”
— Coach Faran, Founder Wiranesia Inkubator

Pesan untuk Sesama UMKM: Jangan Tunggu Modal, Mulailah dari Apa yang Ada
Kisah H&G menyampaikan pesan yang sangat relevan bagi sesama pelaku usaha mikro:
- ✅ Modal bukan segalanya, niat dan aksi jauh lebih penting
- ✅ Produk lokal bisa mendunia asal punya nilai dan keunikan
- ✅ Inovasi tak selalu soal teknologi—kembali ke akar budaya juga bentuk inovasi
- ✅ Jangan takut berbeda—beda itu justru kekuatan

Tertarik Coba atau Bekerja Sama?
Kalau kamu ingin:
- 📦 Mencicipi keripik tempe sehat dan ramah lingkungan
- 🎁 Menjadikannya hampers atau oleh-oleh khas Indonesia
- 🤝 Menjadi reseller, mitra distribusi, atau kolaborator UMKM
Silakan hubungi langsung tim H&G:
📞 0813-9901-0980
🌐 Website Resmi
📸 Instagram @keripiktempe_hg
🎥 TikTok @keripiktempe_hg23
Penutup: Saatnya UMKM Lokal Bicara Lebih Lantang
Keripik Tempe H&G menunjukkan bahwa dari sebuah dapur sederhana dan mimpi yang besar, kita bisa menciptakan produk yang membanggakan dan berdampak. Bukan cuma soal omzet, tapi dampak sosial dan inspirasi yang ditularkan ke pelaku UMKM lain.
Jadi, kalau kamu merasa belum cukup modal untuk mulai—ingatlah, modal terbesar adalah keyakinan dan keberanian untuk jalan terus.






Keren, emang enak banget tempe kripik nya. Renyah, gurih, dan pas banget di lidah. Saya sudah bawa oleh-oleh ini ke Belanda, Jerman dan Perancis. Semua orang bilang enak banget.
Terimakasih coach faran dan team weiranesia inkubator 🥰🙏🏻 H&G bangga bisa menjadi bagian dari smua ini 💪🏻🙏🏻🥰