spot_img

UMKM Makanan Indonesia Buat Terobosan Tembus Pasar California

Peresmian setahun East Bay Bakery (14/7) yang turut dihadiri Konjen RI San Francisco, Wali Kota Danville Newell Arnerich, dan beberapa mitra bisnis kuliner. (Dok. KJRI San Fransisco)
Peresmian setahun East Bay Bakery (14/7) yang turut dihadiri Konjen RI San Francisco, Wali Kota Danville Newell Arnerich, dan beberapa mitra bisnis kuliner. (Dok. KJRI San Fransisco)

SuaraUMKM, Jakarta – Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) makanan dari masyarakat Indonesia semakin berkembang pesat di California, khususnya di Kota Danville, bagian Utara wilayah Pantai Barat Amerika. Salah satu bisnis UMKM makanan Indonesia itu adalah East Bay Bakery, dirintis oleh seorang anak muda Indonesia bernama Gabriela Lubaba, yang akrab disapa Gaby.

Gaby bersama keluarganya aktif membuka berbagai pop-up kitchen di farmer markets di wilayah San Francisco Bay Area, menyuguhkan aneka kue (pastry) dengan sentuhan rasa Amerika dan kekhasan tradisional Nusantara/Indonesia.

Peresmian East Bay Bakery yang telah berjalan selama Satu Tahun (14/7) ini menyusul suksesnya soft opening pada bulan yang sama tahun lalu. Acara peresmian dihadiri oleh Konjen RI San Francisco, Wali Kota Danville Newell Arnerich, dan beberapa mitra bisnis kuliner. Kini, East Bay Bakery menjadi salah satu toko aneka kue terkemuka di wilayah East Bay, California, yang menawarkan berbagai macam roti, kue basah, dan kue kering.

Toko kue ini menawarkan tidak kurang dari 12 jenis roti dan 25 jenis kue, termasuk berbagai kue khas tradisional Indonesia seperti kelepon, ongol-ongol, lemper, lapis legit, cenil, kue talam, dan bolu kukus. Kelezatan kue-kue ini berhasil menarik perhatian masyarakat lokal, bahkan beberapa supermarket besar di East Bay, termasuk Diablo Foods yang telah dikenal sejak 1968 sebagai penjual makanan beragam.

Baca Juga : Asosiasi UMKM Sumatera Utara Sebut Pengiriman Perdana Ekspor Jahe Ke Amerika Serikat Akan Dimulai Bulan Agustus

“Sedikitnya 50 ribu aneka roti dan kue terjual habis setiap bulannya, termasuk sedikitnya 300 roti dan kue dipesan setiap harinya oleh Diablo Foods, ratusan yang harus kami siapkan di event farmers market mingguan di Walnul Creeks maupun Orinda”, ujar Gaby.

BACA JUGA :  Ini 3 Kendala yang Sering di Alami UMKM NTB

Prestasi Gaby berhasil menarik perhatian media ternama seperti Voice of America (VOA) dan sejumlah media lokal yang melakukan liputan langsung di lokasi toko yang berlokasi di 9000 Crow Canyon Road, Danville.

Pada kesempatan itu, Konjen RI San Francisco, Prasetyo Hadi, menyampaikan rasa bangganya atas keberhasilan East Bay Bakery.

“Kami mengucapkan selamat karena East Bay Bakery telah melewati masa krusial sejak soft opening tahun lalu, bahkan saat ini bisnisnya semakin menggeliat. Kami turut bangga karena kini bertambah lagi bisnis kuliner rintisan diaspora Indonesia di wilayah kerja yang turut mempromosikan cita rasa khas Indonesia”, kata Konjen Prasetyo.

Baca Juga : Kenalkan Nusantara, Mahasiswa Indonesia Buka UMKM Kuliner di Australia

Gaby mengatakan bahwa usaha ini dirintis bersama anggota keluarganya dari awal. Pengalamannya bekerja di berbagai toko makanan, khususnya dalam baking dan masak-memasak, tidak membuat dirinya puas.

Gaby terus meningkatkan kemampuannya, tidak hanya mengandalkan bakat memasak dari keluarganya, tetapi juga mengikuti pelatihan sertifikasi tata boga dan keterampilan membuat berbagai kue dari chef terkemuka yang berasal dari Paris, melalui Akademi Seni di San Francisco.

Eksistensi East Bay Bakery telah menambah beragam bisnis kuliner dari masyarakat dan diaspora Indonesia, terutama di wilayah kerja KJRI San Francisco. Terbukti, semangat diaspora Indonesia di Amerika untuk merintis usaha makanan tidak surut, meskipun menghadapi kondisi krisis pasca pandemi dalam satu tahun terakhir. East Bay Bakery menjadi salah satu contoh inspiratif bagaimana bisnis UMKM makanan dapat meraih pengakuan di pasar internasional dan menyuarakan citra rasa Indonesia di Pantai Barat Amerika.

Sumber : Kementerian Luar Negeri RI

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...