
SuaraUMKM, Jakarta – Jakarta Fair Kemayoran telah menjadi sumber berkah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ajang pameran tahunan terbesar di Asia Tenggara ini memberikan peluang luar biasa bagi mereka untuk meraih penghasilan melimpah.
Salah satu contoh kesuksesan dari UMKM yang menjadikan Jakarta Fair sebagai momentum penting adalah Ishak Yahya, seorang pedagang dengan brand “Kerak Telor Bang Ishak”. Bagi Ishak, Jakarta Fair merupakan ajang yang mempertemukan pelaku UMKM dengan kesuksesan di ibu kota.
Pendapatan yang diperoleh dalam acara ini bisa mencapai dua kali lipat lebih banyak daripada pendapatan harian pada hari biasa. Selama dua pekan berdagang di Jakarta Fair, Ishak berhasil mencatat hasil yang luar biasa. Ia mengungkapkan bahwa rata-rata pendapatannya mencapai Rp3 juta per hari.
Baca Juga : Digelar 14 Juni, Jakarta Fair 2023 Jadi Ajang Hiburan dan Promosi UMKM
“Ini sudah jalan dua minggu. Per hari biasanya habis 100 porsi. Untuk telur ayam harganya Rp30 Ribu per porsi dan telur bebek Rp35 ribu per porsi,” ujar Ishak sebagaimana dilansir oleh Media Indonesia, Jumat, 30 Juni 2023.
Dengan tingginya permintaan setiap harinya, Ishak menyadari bahwa ia tidak dapat menjaga lapak dagangannya di Jakarta Fair secara seorang diri. Ia mengajak anak atau saudaranya untuk turut serta dalam menjalankan operasionalnya. Setiap anggota tim memiliki tugas yang ditentukan.
“Ada yang bertanggung jawab dalam proses memasak, ada yang fokus pada proses pembungkusan. Terkadang, beberapa dari kami harus melakukan dua tugas secara bersamaan. Ketika situasi ramai, kami harus terus bergerak tanpa henti,” jelas Ishak.
Baca Juga : Gojek Rayakan HUT Ke 496 Jakarta Dengan Kurasi Kuliner Lokal Terbaik Jakarta
Sebagai salah satu mitra UMKM yang dibina oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), Ishak merasakan manfaat pendampingan yang diberikan oleh lembaga tersebut. BRI memberikan dukungan yang komprehensif, mulai dari pelatihan, akses permodalan, hingga pemasaran.
Tidak hanya itu, Ishak juga mampu mengembangkan diversifikasi produk dengan menyediakan makanan tambahan seperti tauge goreng dan es selendang mayang. Ishak juga menjadi salah satu mitra UMKM yang beradaptasi dengan baik terhadap era digitalisasi. Hal ini terlihat dari kesediaannya dalam menyediakan beragam metode pembayaran, baik tunai maupun nontunai.
Sumber : MetroTV News





