spot_img

Laris Manis, UMKM Kantongi Sampai Rp3 Juta/Hari di Jakarta Fair

Ajang pameran tahunan terbesar di Asia Tenggara, Jakarta Fair Kemayoran 2023 menjadi berkah khususnya bagi pedagang kerak telor khas Betawi yang bisa mengantongi Rp3 juta sehari. (Bisnis Today/Ilham)
Ajang pameran tahunan terbesar di Asia Tenggara, Jakarta Fair Kemayoran 2023 menjadi berkah khususnya bagi pedagang kerak telor khas Betawi yang bisa mengantongi Rp3 juta sehari. (Bisnis Today/Ilham)

SuaraUMKM, Jakarta – Jakarta Fair Kemayoran telah menjadi sumber berkah bagi para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Ajang pameran tahunan terbesar di Asia Tenggara ini memberikan peluang luar biasa bagi mereka untuk meraih penghasilan melimpah.

Salah satu contoh kesuksesan dari UMKM yang menjadikan Jakarta Fair sebagai momentum penting adalah Ishak Yahya, seorang pedagang dengan brand “Kerak Telor Bang Ishak”. Bagi Ishak, Jakarta Fair merupakan ajang yang mempertemukan pelaku UMKM dengan kesuksesan di ibu kota.

Pendapatan yang diperoleh dalam acara ini bisa mencapai dua kali lipat lebih banyak daripada pendapatan harian pada hari biasa. Selama dua pekan berdagang di Jakarta Fair, Ishak berhasil mencatat hasil yang luar biasa. Ia mengungkapkan bahwa rata-rata pendapatannya mencapai Rp3 juta per hari.

Baca Juga : Digelar 14 Juni, Jakarta Fair 2023 Jadi Ajang Hiburan dan Promosi UMKM

“Ini sudah jalan dua minggu. Per hari biasanya habis 100 porsi. Untuk telur ayam harganya Rp30 Ribu per porsi dan telur bebek Rp35 ribu per porsi,” ujar Ishak sebagaimana dilansir oleh Media Indonesia, Jumat, 30 Juni 2023.

Dengan tingginya permintaan setiap harinya, Ishak menyadari bahwa ia tidak dapat menjaga lapak dagangannya di Jakarta Fair secara seorang diri. Ia mengajak anak atau saudaranya untuk turut serta dalam menjalankan operasionalnya. Setiap anggota tim memiliki tugas yang ditentukan.

“Ada yang bertanggung jawab dalam proses memasak, ada yang fokus pada proses pembungkusan. Terkadang, beberapa dari kami harus melakukan dua tugas secara bersamaan. Ketika situasi ramai, kami harus terus bergerak tanpa henti,” jelas Ishak.

Baca Juga : Gojek Rayakan HUT Ke 496 Jakarta Dengan Kurasi Kuliner Lokal Terbaik Jakarta

BACA JUGA :  Ini Strategi Ampuh Pemda Yogyakarta Gerakkan Ekonomi UMKM

Sebagai salah satu mitra UMKM yang dibina oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI), Ishak merasakan manfaat pendampingan yang diberikan oleh lembaga tersebut. BRI memberikan dukungan yang komprehensif, mulai dari pelatihan, akses permodalan, hingga pemasaran.

Tidak hanya itu, Ishak juga mampu mengembangkan diversifikasi produk dengan menyediakan makanan tambahan seperti tauge goreng dan es selendang mayang. Ishak juga menjadi salah satu mitra UMKM yang beradaptasi dengan baik terhadap era digitalisasi. Hal ini terlihat dari kesediaannya dalam menyediakan beragam metode pembayaran, baik tunai maupun nontunai.

Sumber : MetroTV News

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...

Gaji Aman, Masa Depan Belum Tentu: Mengapa Karyawan Perlu Memiliki Penghasilan Kedua?

Series Employee-Preneur - Bagian 2 : Jangan Hanya Mengandalkan...

Masih Jadi Karyawan, Sampai Kapan? Saatnya Mulai Berpikir Seperti Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 1: Dari Karyawan Menjadi Pengusaha...