
SuaraUMKM, Jakarta – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-16 Kabupaten Pidie Jaya, yang dikenal dengan sebutan “HUT Pijay,” telah menjadi hal yang dinantikan masyarakat Kabupaten Pidie Jaya. Pada Kamis, 15 Juni 2023, acara peringatan HUT Pijay ke-16 ini diselenggarakan di Komplek Pantai Wisata Islami Kota Trienggadeng, yang terletak sekitar ±5 km dari pusat ibu kota Pidie Jaya. Rangkaian kegiatan perayaan HUT Pijay ini melibatkan 222 Gampong yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pidie Jaya.
Panitia acara dengan teliti menyiapkan stand pameran dan pusat informasi pembangunan bagi setiap Gampong yang berpartisipasi dalam acara ini. Selain itu, beberapa instansi pemerintah seperti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM).
Baca Juga : Turut Semarakkan Bulan Suci Ramadhan Bank Aceh Syariah Gelar Ajang Gebyar UMKM Kuliner di Takengon
Ada juga stan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Bank Aceh, Kepolisian Resort (Polres), Kejaksaan, Palang Merah Indonesia (PMI), serta beberapa usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut serta dalam acara ini dengan mendirikan stan pameran yang mempresentasikan produk dan layanan mereka.
Salah satu stand yang menarik perhatian adalah stan DKP Pijay. Stand ini menampilkan berbagai produk unggulan yang diolah dari bahan baku ikan, seperti somasa ikan, abon ikan, bakso ikan, kaki naga ikan, nugget ikan, ekado sambel ikan tuna, udang bileh crispy, dan masih banyak lagi. Keseluruhan produk olahan ikan yang disajikan di stan DKP Pijay merupakan karya dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang telah mendapatkan dukungan dan pembinaan dari DKP Pijay.
Zulkarnaen, S.Pi, selaku Penjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pidie Jaya, dalam kesempatan tersebut, menyatakan bahwa semua produk olahan ikan yang ditampilkan di stan DKP merupakan hasil karya UMKM binaan DKP Pijay yang telah aktif menjalankan usahanya. Ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan dan produk olahannya guna menjaga kesehatan, terutama untuk mencegah masalah stunting pada anak-anak.
Baca Juga : Sinergi BSI dan IAIN Lhokseumawe Hasilkan Wirausaha Muda Melalui Aceh Muslimpreneur
“Protein di ikan sangatlah banyak dan sangatlah baik untuk kita konsumsi, apalagi sudah di olah dengan berbagai macam menu dan variannya, jadi kita bisa memilih seperti apa yang kita sukai,” sebut Zulkarnaen.
Selain mempromosikan produk olahan ikan, DKP juga memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat nelayan mengenai alur pelayanan penerbitan surat rekomendasi BBM (Bahan Bakar Minyak) untuk nelayan. Zulkarnaen berharap agar para pengunjung yang berprofesi sebagai nelayan dapat mengunjungi stan DKP guna memperoleh informasi lebih lanjut mengenai profesinya.
Sumber : Waspada.id





