
SuaraUMKM, Jakarta – Ribuan pengunjung membanjiri area pelataran Museum Bahari saat digelarnya Pasar Rakyat Mustikarasa. Dalam acara ini, ratusan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hadir dengan menawarkan pangan segar dan kuliner lokal yang kaya akan rempah-rempah, menciptakan alternatif sehat di tengah masyarakat.
Keberadaan UMKM terpilih ini tidak hanya mengajak konsumen untuk memilih makanan yang baik dan sehat, tetapi juga untuk melestarikan cita rasa asli Indonesia yang khas.
Baca Juga : Dukung Jakpreneur Binaan, Pemkot Jakarta Utara Siapkan Pendampingan
Pendiri Foodbank of Indonesia (FOI), Hendro Utomo, berharap bahwa Pasar Rakyat Mustikarasa sebagai bagian dari kampanye Dapur Mustikarasa dapat menginspirasi kaum ibu untuk kembali memasak bagi keluarga mereka.
“Bung Karno pernah berujar bahwa di Indonesia seharusnya tidak ada kelaparan. Negara kita memiliki banyak sumber pangan lokal, rempah-rempah yang tidak hanya memberikan kelezatan tetapi juga memberi manfaat kesehatan. Selain itu, kita memiliki potensi pangan berlebih dari sektor bisnis. Dua per tiga wilayah Indonesia adalah lautan yang kaya akan ikan bergizi tinggi. Keanekaragaman umbi-umbian kita adalah yang terkaya di dunia. Sayur dan buah lokal tumbuh subur di tanah subur Indonesia. Melalui Gerakan Dapur Mustikarasa, kami mengajak para ibu untuk kembali memasak untuk anak dan keluarga mereka, menyediakan gizi terbaik karena memasak adalah tindakan mulia dan menyenangkan,” ujar Hendro.
Dapur Mustikarasa ini dapat terwujud berkat kerjasama FOI dengan Deputi Kesetaraan Gender Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) serta Badan Pangan Nasional (NFA), serta melibatkan mitra usaha dan perwakilan ibu dari berbagai daerah.
Baca Juga : FJGS 2023, UMKM Binaan DKI Jakarta Hadir di Festival Kuliner Betawi
Ketahanan pangan harus menjadi upaya bersama dengan melibatkan kolaborasi dari semua pihak. I Gusti Ketut Iswara, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan yang mewakili Kepala Badan Pangan Nasional (NFA), menegaskan hal tersebut.
“Food waste adalah permasalahan yang harus kita selesaikan bersama karena ada potensi dari pangan berlebih yang kita hasilkan untuk mencapai ketahanan pangan. Selain itu, diversifikasi pangan juga kita dorong dengan memanfaatkan pangan sekitar. Tentu perlu upaya berbagai pihak dalam mewujudkannya,” katanya.
Pasar Rakyat Mustikarasa juga menyelenggarakan forum dialog pangan dalam acara Rembuk Mustikarasa, yang melibatkan para pakar, untuk membahas potensi pangan dan rempah-rempah.
Sumber : Sindonews





