spot_img

Pemkot Payakumbuh Berikan Pelatihan Manajemen Dan Keuangan Untuk Pelaku UMKM Lokal

Pemkot Payakumbuh Berikan Pelatihan Manajemen Dan Keuangan Untuk Pelaku UMKM Lokal Sumber : Istimewa

SuaraUMKM, Jakarta – Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) setempat memberikan pelatihan manajemen dan keuangan bagi pelaku UMKM yang ada didaerah tersebut.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh , M. Faizal di Payakumbuh, Senin mengatakan pelaku UMKM d perlu dipacu untuk terus meningkatkan kapasitas usahanya untuk bersaing naik kelas dengan mempelajari berbagai aspek seperti manajemen usaha, keuangan, pembukuan, strategi bisnis dan pemasaran

“Dengan diikutinya kegiatan pelatihan manajemen dan keuangan bagi pelaku UMKM diharapkan pelaku usaha dapat membangun pondasi bisnis usaha yang kuat dan maju sehingga kedepannya lebih bisa terukur dan berdaya saing,” ujarnya.

Kegiatan yang digelar dari Senin (8/5) hingga Kamis (11/5) merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan yang ada di Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik bidang peningkatan kapasitas koperasi, usaha mikro, dan kecil.

Ia mengatakan untuk menjadi pelaku usaha yang berdaya saing dan pelaku usaha yang legal di mata hukum dan pemerintahan di Indonesia maka setiap pelaku usaha wajib mengurus NIB (Nomor Induk Berusaha) berbasis resiko secara online di website www.oss.go.id.

NIB menjadi penting untuk dimiliki semua pelaku usaha karena manfaat NIB itu adalah mempermudah akses pengurus izin lainnya (PIRT, halal, BPOM, HKI, Merk), memudahkan memperoleh akses pembiayaan dan usaha akan legal dan terdata secara nasional.

“Penjabat Wali Kota Rida Ananda berharap UMKM bisa naik kelas, kami sebagai salah satu OPD terkait yang menaungi bidang itu akan terus mendorong meningkatnya kualitas usaha kecil dan mikro di Kota Payakumbuh,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Koperasi dan UMKM Ade Vianora materi yang akan diberikan dalam pelatihan manajemen dan keuangan bagi pelaku UMKM kali ini adalah building learning, commitment (BLC), manajemen ekonomi rumah tangga, perhitungan harga pokok produksi, perencanaan keuangan, pencatatan usaha dan keuangan lanjut motivasi.

BACA JUGA :  Gelar Workshop Enterpreneur, DEMA UIN Banten Ajak Mahasiswa Lihat Peluang Wirausaha

Kegiatan pelatihan nanti akan dilaksanakan secara berjenjang guna mencapai target kewirausahan nasional pada tahun 2024 sebesar 3,95 persen serta proporsi UMKM yang mengakses kredit lembaga keuangan formal sebesar 30,8 persen.

Sasaran pelaksanaan kegiatan pendidikan dan pelatihan manajemen dan keuangan bagi pelaku UMKM ini yaitu pelaku usaha yang bergelut di berbagai produk seperti kripik, snack basah, dan berbagai jenis olahan makanan minuman lainnya.

“Dasar pemilihan 50 orang peserta adalah indentifikasi kebutuhan diklat yang dilakukan oleh dua orang tenaga pendamping dan lulus seleksi proses penjaringan calon peserta dilaksanakan oleh panitia dengan narasumber dari Lapenkop Dekopinwil Sumatera Barat,” ujarnya.

Sumber Informasi : Antaranews.com

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Perkuat Sektor UMKM, Pemkot Bengkulu Bagikan 50 Meja Portabel

BENGKULU - Upaya memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan...

BRI BO Gatot Subroto Salurkan Jumat Berkah ke Panti Asuhan Mizan Amanah

JAKARTA - Sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat berbagi...

Perkuat Ekosistem Ekonomi Haji, Kemenhaj Gelar Expo UMKM Terintegrasi Manasik Haji

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal...

BRI BO BRIlian Kunjungi Merchant, Penetrasi Pengunaan Mesin EDC

JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia Branch Office Menara BRILiaN...