spot_img

Ini Strategi Pemkab Majukan UMKM Magelang Setelah Pandemi Covid-19 Berakhir

Kepala Disdagkop UKM Magelang Basirul Hakim (tengah) saat outlet baru Bakpia Tugu Jogja di Jalan Mayor Kusen Dusun Pabelan KM 2, Kelurahan Pabelan Kecamatan Mungkid, Magelang. (Dok. Harian Jogja)

Kepala Disdagkop UKM Magelang Basirul Hakim (tengah) saat outlet baru Bakpia Tugu Jogja di Jalan Mayor Kusen Dusun Pabelan KM 2, Kelurahan Pabelan Kecamatan Mungkid, Magelang. (Dok. Harian Jogja)

SuaraUMKM, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop UMKM) berupaya untuk terus memperluas pemasaran produk UMKM dengan jaringan toko oleh-oleh modern.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disdagkop UKM) Magelang, Basirul Hakim, mengatakan bahwa kehadiran outlet ke-10 Bakpia Tugu Jogja di wilayah Magelang diharapkan dapat membuka pasar baru bagi pelaku UMKM penghasil makanan dan minuman di Kabupaten Magelang.

Baca Juga : Ini Strategi Ampuh Pemda Yogyakarta Gerakkan Ekonomi UMKM

Dalam kunjungannya ke outlet baru Bakpia Tugu Jogja di Jalan Mayor Kusen Dusun Pabelan KM 2, Kelurahan Pabelan Kecamatan Mungkid, Magelang, pada hari Minggu (7/5/2023), Basirul mengungkapkan harapannya agar produk UMKM bisa lebih dikenal lagi.

“Kami berharap produk UMKM bisa lebih terkenal lagi. Kami juga memberi apresiasi kepada pengelola karena ikut memasarkan produk UMKM lokal di toko ini tanpa biaya,” katanya saat meninjau outlet baru Bakpia Tugu Jogja di Jalan Mayor Kusen Dusun Pabelan KM 2, Kelurahan Pabelan Kecamatan Mungkid, Magelang, Minggu (7/5/2023).

Selain bekerja sama dengan pihak lain seperti toko waralaba, pusat jajakan di sekitar Magelang, dan oleh-oleh modern, Disdagkop UKM Magelang akan memperluas pemasaran produk UMKM untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi di Magelang pasca pandemi Covid-19.

“Termasuk manfaatkan ruang digital agar bisa merebut pasar dan pengembangan ekonomi masyarakat. Tidak lupa kami ingatkan agar tetap taat membayar pajak, sebagai bentuk kepedulian terhadap pembangunan di Magelang,” ungkapnya.

Baca Juga : Sandiaga Rapat Bareng Ganjar, Optimis Hasilkan 4,4 Juta Lapangan Kerja Baru

Namun, tidak semua pelaku UMKM di Magelang bisa memasukkan produknya ke outlet modern. Hal ini disebabkan oleh persyaratan kurasi yang harus dipenuhi oleh seluruh produk agar dapat dipasarkan secara profesional.

BACA JUGA :  Raffi Ahmad - Kaesang Bangun Pusat Kuliner dan UMKM di BSD City

“Dinas akan terus berupaya agar produk UMKM diterima luas oleh pasar. Kami akan terus ada di tengah-tengah pengusaha UMKM sesuai arahan bupati,” ujarnya.

Head of Sales Bakpia Tugu Jogja, Istiana Yudha Pratama, menuturkan bahwa pihaknya berupaya konsisten melakukan inovasi untuk memberikan nilai tambah dan pengalaman yang berbeda kepada pelanggan. Pembukaan toko di Jalan Wonosari merupakan salah satu strategi agar dapat menyasar pangsa pasar yang lebih luas.

Selain itu, toko terbaru ini juga menyediakan lahan parkir yang cukup luas, mampu menampung kendaraan ukuran besar seperti bis, serta dilengkapi dengan fasilitas toko yang lebih luas dengan varian yang lengkap.

Sumber : Harian Jogja

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Tidak Harus Punya Modal Besar! Cara Menemukan Ide Bisnis dari Pekerjaan dan Keahlian Anda

Series Employee-Preneur - Bagian 4 | tidak harus langsung...

Respons Ancaman MSCI, Coach Faran Dorong UMKM Jadi Patriot Bursa dan Perkuat Investor Lokal

suaraumkm, Jakarta, 23 Oktober 2026 – Isu potensi reklasifikasi...

Dampak Karhutla Kalimantan Ancam Usaha Lokal, Pakar UMKM Minta Intervensi Pemerintah

Jakarta, 16 Oktober 2026 - Bencana kebakaran hutan dan...

Punya Mimpi Bisnis, tetapi Takut Gagal? Kenali 5 Ketakutan yang Menghambat Karyawan Menjadi Pengusaha

Series Employee-Preneur - Bagian 3 : Jangan Menunggu Sampai...