spot_img

Festival Ramadan Jembatan Suroboyo Bangkitkan UMKM Pesisir Setelah Pandemi

Festival Ramadan dibuka sejak pukul 14.00 - 22.00 WIB. Sekitar 100 stan UMKM berjajar menyuguhkan beragam produk mereka. Para pengunjung yang sedang menunggu waktu berbuka puasa bisa mengunjungi Bazar UMKM dan food truck. (Dok. Pemkot Surabaya)
Festival Ramadan dibuka sejak pukul 14.00 – 22.00 WIB. Sekitar 100 stan UMKM berjajar menyuguhkan beragam produk mereka. Para pengunjung yang sedang menunggu waktu berbuka puasa bisa mengunjungi Bazar UMKM dan food truck. (Dok. Pemkot Surabaya)

SuaraUMKM, Jakarta – Bulan Ramadan bukan hanya momen untuk menjalankan ibadah puasa, namun juga menjadi kesempatan untuk membangkitkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surabaya yang menggelar Festival Ramadan di Jembatan Suroboyo, Pantai Kenjeran.

Lebih dari 100 UMKM turut serta dalam festival ini, menawarkan beragam produk unggulan mereka. Pengunjung tidak hanya dapat menikmati kuliner khas Ramadan, tetapi juga dihibur dengan penampilan musik, permainan tradisional, dan bahkan fashion show setelah waktu berbuka puasa. Ratusan stan berjejer di Jembatan Suroboyo dari sisi utara hingga selatan.

Baca Juga : Kolaborasi Pemkot Surabaya dan Desainer Kembangkan Produk UMKM

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, berharap bahwa event serupa dapat diadakan setiap bulan di Jembatan Suroboyo. Hal ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kenjeran dan sekitarnya, sekaligus mengangkat potensi wisata di kawasan pesisir kampung nelayan tersebut.

“Semoga acara serupa dapat digelar di Jembatan Suroboyo agar pertumbuhan ekonomi UMKM meningkat,” ujar Cak Eri pada Minggu (16/4).

Dalam upaya untuk menggerakan ekonomi di Kota Pahlawan setelah tiga tahun pandemi, seluruh stakeholder, termasuk Pemerintah Kota Surabaya, bekerja sama secara kolaboratif dan sinergis. Respon dari berbagai pihak pun dinilai positif.

“Saya sangat bangga dengan kegiatan ini. Insya Allah, kita bisa terus-menerus membangkitkan UMKM. Matur nuwun (terima kasih) juga untuk seluruh UMKM yang telah berpartisipasi,” tambahnya.

Baca Juga : Bazar Ramadan Ponorogo Jadi Momentum Bangkitkan Produk UMKM Lokal

Cak Eri juga mengajak para camat untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di wilayah masing-masing. Para camat dan lurah dianggap lebih mengetahui kondisi sosial ekonomi warganya secara langsung.

BACA JUGA :  Erpeka Festival di Wilhelmina Park Meriah, Hadikan 70 UMKM Babel

“Kita ingin bersama-sama dengan seluruh stakeholder mengubah Surabaya menjadi lebih hebat lagi,” ujarnya.

Di sisi lain, Direktur Mikro, Ritel, dan Menengah Bank Jatim, Arief Wicaksono, menyampaikan dukungan penuh terhadap program Wali Kota Eri Cahyadi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui UMKM. Meskipun sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19, kini roda ekonomi mulai bergerak lagi.

Sumber : Radar Surabaya

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Popular

spot_img

Subscribe

Article
Related

Optimalkan Layanan & Pengembangan Bisnis, BRI KCP Cibitung Relokasi Kantor ke MM2100

CIBITUNG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui...

BRI Bekasi Harapan Indah Gelar Sosialisasi Pencegahan & Penanggulangan Kebakaran

BEKASI - Dalam rangka mencegah dan menanggulangi bencana kebakaran,...

BRI BO Warung Buncit – Poltek Imipas Teken Kerjasama Layanan Perbankan

JAKARTA - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO)...

Bentuk Kepedulian, BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan TJSL di Beberapa Titik

BOGOR - Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bogor Dewi...